Kisah Sultan Djorghi, Mualaf Sejak SMA Setelah Tersentuh Mendengar Kumandang Adzan

- Redaksi

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Sultan Djorghi dan Annisa Trihapsari. l Istimewa

Keluarga Sultan Djorghi dan Annisa Trihapsari. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Sultan Djorghi lahir pada 19 November 1976, dari keluarga yang berbeda agama. Ayahnya, Thomas Patrick Djorghi, beragama Kristen, sedangkan ibunya yang bernama Wangi Joda memeluk agama Islam.

Pemilik nama lengkap Sultan Pasya Djorghi itu, memilih mualaf sejak masih duduk di bangku SMA dan mengubah namanya menjadi Muhammad Yusuf.

Orang tua Djorghi yang berbeda keyakinan tidak pernah memaksa anaknya untuk memilih agama tertentu. Mereka dibebaskan untuk memeluk agama yang dipercayainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi Mualaf Setelah Mendengar Kumandang Adzan

Baca Juga :  Cerita Mualaf Ingrid Kansil, Dari Taat ke Gereja hingga Bawa Ayah Masuk Islam

Bekerja di lingkungan aktor yang mayoritas beragama non muslim. Awalnya, suami dari Annisa Trihapsari itu merasa tersentuh ketika mendengar alunan kumandang adzan.

Ketika duduk di bangku SMA Djorghi merasa hatinya tersentuh jika mendengar suara adzan. Dia merasa nyaman dan bisa tertidur lelap ketika mendengar adzan. Padahal dia sosok yang susah tidur.

Berangkat dari suara adzan dan pengaruh menenangkan itulah Djorghi pun mulai penasaran dengan agama Islam. Dia berusaha mencari tahu dan mempelajari agama Islam.

Selanjutnya, iapun mulai belajar sholat dan membaca AlQuran. Bahkan dahulu dia meminta diajarkan sahabatnya, almarhum ustadz Jefri Al Buchori membaca Al-Fatihah.

Baca Juga :  Subhanallah, Dalam 5 Tahun Sebanyak 347.000 Orang Mualaf di Arab Saudi

Hatinya pun mantap dan yakin untuk memeluk agama Islam. Dia merasa keputusannya ini adalah hal terbaik dalam hidupnya.

Setelah mualaf, Djorghi kembali mempelajari agama Islam lebih dalam. Dia sering mengingat kematian dan banyak belajar dari para ustadz.

Hingga saat ini Sultan Djorghi memiliki hubungan yang harmonis dengan keluarganya. Dia juga akrab dan akur dengan kakaknya, Thomas Djorghi yang beragama Katholik.

Berita Terkait

5+2 buah yang baik untuk kesehatan jantung dan lambung dan tips konsumsi
Tren kerudung 2026: Warna, bahan dan desain, dari olive green hingga cloud dancer
Inspirasi dari Mayang, konten kreator asal Sukabumi memilih resign dari pramugari
Sejarah, profil, pemilik RS Betha Medika Cisaat Sukabumi plus layanan dan tarif
5+1 khasiat daun beluntas obati diabetes, keputihan hingga reumatik, bukan sekadar pagar
KDM ingin semua pelajar di Jawa Barat cinta alam sejak dini
Daftar 15 rumah sakit di Sukabumi: Tipe, pemilik dan alamat lengkap
KDM: Wisata alam harusnya gratis

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:00 WIB

5+2 buah yang baik untuk kesehatan jantung dan lambung dan tips konsumsi

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:44 WIB

Tren kerudung 2026: Warna, bahan dan desain, dari olive green hingga cloud dancer

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:00 WIB

Sejarah, profil, pemilik RS Betha Medika Cisaat Sukabumi plus layanan dan tarif

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:00 WIB

5+1 khasiat daun beluntas obati diabetes, keputihan hingga reumatik, bukan sekadar pagar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:00 WIB

KDM ingin semua pelajar di Jawa Barat cinta alam sejak dini

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131