Bacok Siswa SD di Palabuhanratu Sukabumi hingga Tewas, Belasan Pelajar SMP Diamankan Polisi

- Redaksi

Minggu, 5 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede saat rilis pelaku pembacokan siswa SD di Palabuhanratu. l sukabumiheadline.com

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede saat rilis pelaku pembacokan siswa SD di Palabuhanratu. l sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com l PALABUHANRATU – Tidak butuh waktu lama, jajaran Polres Sukabumi melalui Satreskrim berhasil mangamankan terduga pelaku penganiayaan pelajar Kelas VI SDN Sirnagalih hingga meninggal dunia yang terjadi Sabtu (4/3/2023) kemarin. Baca lengkap: Ngeri, Siswa SD Tewas Dibacok Pelajar SMP di Palabuhanratu Sukabumi

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede didampingi Kasatreskrim AKP Dian Pornomo, Kanit PPA Iptu Bayu Sunarti serta Kasi Humas Aah Saepul Rohman mengatakan dari 14 pelajar diamankan diduga masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dari belasan pelajar yang diamankan polisi, diduga tiga di antaranya terlibat penganiayaan, sehingga ditetapkan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga ABH tersebut, kata Maruly, memiliki peran berbeda, yakni ABH 1 berperan sebagai eksekutor, ABH 2 sebagai pembonceng eksekutor dan ABH 3 sebagai penyedia alat atau senjata tajam.

Para pelaku diamankan sekira pada Sabtu, (4/3/2023) pukul 11.40 WIB kemarin. Sekelompok pelajar tersebut melaksanakan kumpul kumpul di pantai, yang selanjutnya melaksanakan konvoi sebagai bentuk seremonial.

Namun, sesaat melintasi Jalan KH. Anwari, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, atau tepatnya di depan Taman Kota Tenjoremi, salah seorang dari mereka melakukan pengaiayaan dengan membacok korban yang saat itu tengah berjalan kaki hendak pulang sekolah.

“Beberapa orang itu setelah melakukan penganiayaan melarikan diri. Sementara, korban ditemukan dan dibantu warga sekitar ke rumah sakit. Namun, setibanya di rumah sakit nyawanya tidak terselamatkan,” ungkap Maruly, Ahad (5/3/2023).

Masih kata Maruly, berdasarkan laporan dan keterangan saksi saksi, Tim Gabungan Polres Sukabumi melakukan penelusuran dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Akhirnya dalam waktu kurang dari enam jam, Satreskrim bersama jajaran Polsek Palabuhanratu berhasil mengamankan 14 anak-anak,” jelasnya.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara secara marathon. Penyidik mengambil kesimpulan dari 14 orang tersebut ada tiga anak berhadapan dengan hukum dengan peran masing masing,” sambungnya.

Ditegaskan Maruly, untuk para ABH saat ini masih dalam pemeriksaan intensif secara tertutup oleh penyidik gabungan, dengan proses proses tahapan sesuai aturan dalam UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Berita Terkait

Perempuan asal Sukabumi terancam penjara 12 tahun di Mataram, NTB
Daftar nama lulus seleksi calon pimpinan Baznas Kota Sukabumi 2026-2031
PT KKB Sukabumi disidak dugaan gunakan tenaga kerja asing ilegal
Hari ini Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi mulai reses, jaring aspirasi warga
Penduduk Kota Sukabumi 12,5% Gen Z
Duta Besar Palestina kunjungi Ponpes Yatim di Sukabumi
31 tahun tubuh digerogoti belatung, keluarga Ahmad Yani terharu dijenguk Bupati Sukabumi
Pengakuan warga terima daging kurban dari Bupati Sukabumi: “Surprise!”

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:58 WIB

Perempuan asal Sukabumi terancam penjara 12 tahun di Mataram, NTB

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:24 WIB

Daftar nama lulus seleksi calon pimpinan Baznas Kota Sukabumi 2026-2031

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:55 WIB

PT KKB Sukabumi disidak dugaan gunakan tenaga kerja asing ilegal

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Hari ini Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi mulai reses, jaring aspirasi warga

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:49 WIB

Penduduk Kota Sukabumi 12,5% Gen Z

Berita Terbaru

Chery Tiggo 8 Champion - Chery

Otomotif

Chery Tiggo 8 Champion, SUV mewah harga terjangkau

Senin, 8 Jun 2026 - 11:59 WIB