Human Initiative dan IHH Belanda selesaikan masalah korban bencana di Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain rumah bantuan Human Initiative (HI) dan Internationale Humanitaire Hulporganisatie (IHH) Belanda di Sukabumi - Dok. HI

Desain rumah bantuan Human Initiative (HI) dan Internationale Humanitaire Hulporganisatie (IHH) Belanda di Sukabumi - Dok. HI

sukabumiheadline.com – Setelah hampir 3 tahun tinggal di gubuk, puluhan korban bencana pergeseran tanah di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya mendapatkan bantuan dari 3 tahun terlantar, Human Initiative (HI) dan Internationale Humanitaire Hulporganisatie (IHH) Belanda.

Beberapa tahun lalu, 39 kepala keluarga (KK) di lingkungan ini masih tinggal di gubuk. Di tengah keterbatasan tempat tinggal, keluarga tetap menjalani keseharian dan menantikan kesempatan untuk memiliki rumah yang lebih nyaman.

Dalam pernyataannya, HI menyebut keluarga yang kehilangan rumah akibat pergeseran tanah di Sukabumi, memiliki tempat tinggal yang aman menjadi harapan yang terus mereka nantikan. Pada Sabtu (24/10/2026), pembangunan komplek hunian pulai mulai berjalan melalui kolaborasi HI bersama IHH Belanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Mughni, General Manager Program Management Human Initiative mengatakan, pembangunan ini menargetkan 30 rumah untuk membantu keluarga memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Namun, dari total 39 KK, masih ada 9 keluarga yang membutuhkan dukungan pembangunan rumah.

Human Initiative (HI) dan Internationale Humanitaire Hulporganisatie (IHH) Belanda bantu korban bencana di Sukabumi
Human Initiative (HI) dan Internationale Humanitaire Hulporganisatie (IHH) Belanda bantu korban bencana di Sukabumi – Dok. HI

Meski belum seluruh kebutuhan hunian terpenuhi, pembangunan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal dan menata kehidupan bersama keluarga.

“Pembangunan rumah ini kolaborasi antara HI dan IHH Belanda. Dalam implementasinya kita bareng dengan Mas Naryo yang banyak bangun RHP di berbagai lokasi bencana. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam pembangunan rumah komplek sehingga masyarakat punya hunian yang aman, nyaman, bermartabat hingga menguatkan ibadah para keluarga terdampak,” ujar Abdul Mughni, Ju (30/10/2026).

Menurutnya, rumah menjadi tempat keluarga berbagi keseharian, beristirahat, merawat anak, dan menjalani ibadah. Bagi masyarakat yang selama ini tinggal di gubuk sederhana, hunian yang lebih layak dapat memberikan ruang untuk menjalani aktivitas dengan nyaman.

“Pembangunan ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk kembali menata kehidupan di lingkungan tempat mereka tinggal,” katanya.

“Kebersamaan membuat setiap perjalanan menjadi lebih bermakna. Melalui pembangunan ini, Human Initiative berharap semakin banyak keluarga penyintas memperoleh dukungan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal,” paparnya.

Berita Terkait

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Human Initiative dan IHH Belanda selesaikan masalah korban bencana di Sukabumi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi kasir sedang menghitung pembelian dan pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:26 WIB