Adab, doa masuk dan keluar kamar mandi atau toilet

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamar mandi - Ist

Kamar mandi - Ist

sukabumiheadline.com – Islam mengatur semua aspek kehidupan. Dari mulai hal yang kerap dinilai sepele, hingga hukum untuk kasus-kasus besar seperti korupsi dan pembunuhan.

Salah satu hal yang diatur dalam Islam, adalah adab, doa masuk dan keluar kamar mandi. Meskipun banyak diabaikan atau dianggap sepele, namun Islam secara terperinci mengajarkan untuk melakukannya sesuai sunnah Rasulullah SAW.

Doa masuk kamar mandi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Doa ini dibaca untuk memohon perlindungan dari Allah SWT terhadap godaan setan laki-laki dan setan perempuan, karena kamar mandi dianggap sebagai tempat tinggal mereka.
Doa masuk kamar mandi

اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

Allahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaaitsi

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari (godaan) setan laki-laki dan setan perempuan.

Adab di kamar mandi

Adab lainnya saat masuk kamar mandi
Membaca “Bismillah“: Dianjurkan juga untuk mengawalinya dengan membaca “Bismillah” agar pandangan jin untuk melihat aurat manusia terhalang, diriwayatkan dalam HR. At-Tirmiżi.

Dahului dengan kaki kiri: Sebaiknya mendahulukan kaki kiri saat masuk, berdasarkan riwayat dari Bukhari dan Muslim.

Segera keluar: Usahakan tidak berlama-lama di kamar mandi setelah selesai, jangan melamun, jangan mengucap Asma Allah SWT dengan suara nyaring.

Doa keluar kamar mandi

Bacaan 1:

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِي

Ghufrānakal ḥamdu lillāhil lażī ażhaba ‘annil ażā wa ‘āfānī

Artinya: Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan rasa sakit dari tubuhku dan menyembuhkanku.

Atau

Bacaan 2:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِي

Alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adzaa wa ‘aafaanii

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dari tubuhku dan telah menyejahterakan.

Atau

Bacaan 3 (berdasarkan hadits riwayat Ibnu Sunni):

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْسَنَ إِلَيَّ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

Alhamdulillahilladzi aḥsana ilayya fī awwalihī wa ākhirihī

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah berbuat baik kepadaku pada awal dan akhirnya.

Berita Terkait

Kapolri minta MUI haramkan vape
Haram, hukum menjual rambut dalam Islam
Hukum melamar perempuan yang sudah dilamar pria lain dalam Islam, boleh karena 4 alasan ini
Hukum gugat cerai suami yang dipenjara menurut Islam
Surah Yasin Arab & Latin: Lengkap arti dan fadilahnya, bisa download di HP
Memahami konsep hujan dalam Islam dan ayat-ayat rahasia di baliknya
Kampanye hemat air, AMDK Organic Spring Australia sertakan hadits Nabi SAW di tag
Ustadz Zaidul Akbar: Suami dungu yang serahkan semua gajinya ke istri

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Kapolri minta MUI haramkan vape

Selasa, 29 September 2026 - 00:01 WIB

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Sabtu, 26 September 2026 - 16:00 WIB

Hukum melamar perempuan yang sudah dilamar pria lain dalam Islam, boleh karena 4 alasan ini

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

Hukum gugat cerai suami yang dipenjara menurut Islam

Jumat, 18 September 2026 - 18:24 WIB

Surah Yasin Arab & Latin: Lengkap arti dan fadilahnya, bisa download di HP

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB