sukabumiheadline.com – Dua kubu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi saling klaim kemenangan dalam Pilkada Serentak 2024 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Seperti diketahui, Pemilihan Bupati (Pilbup) Sukabumi diikuti oleh dua paslon, yakni nomor urut 1 Iyos Somantri dan Zaenal, serta paslon nomor urut 2 Asep Japar berpasangan dengan Andreas.
Kedua kubu masing-masing mengeklaim menang di atas 50 persen. Kubu paslon nomor urut 1 mengeklaim menang dengan selisih tipis, 51% berbanding 49%. Sedangkan paslon nomor urut 2, yakin menang dengan 54% lebih suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Cabup/Cawabup Sukabumi Iyos-Zaenul klaim unggul 51% di quick count, Asep-Andreas pesta
Saling klaim kedua kubu Iyos Somantri-Zaenul dengan Asep Japar-Andreas pun direspons netizen Sukabumi dengan nada candaan. Dilihat di kolom komentar akun TikTok Sukabumi Headline, salah seorang netizen menyarankan agar Iyos jadi Bupati, dan Asep Japar sebagai wakil.
“Nya entos we atuh ayeuna mah ameh adil pak Iyos Bupati na pak Asep wakil Bupati na (ya sudah, biar adil, pak Iyos jadi bupatinya, pak Asep jadi wakil bupatinya – red,” tulis akun @lithasitinurani13.
“Kalau dua-duanya menang harus adu penalty meureun,” tulis akun @ENRISGo_Baetulloh.
Sedangkan, akun @faizalrvmn menyarankan agar segera dilakukan pengecekan Video Assistant Referee atau VAR, layaknya dilakukan wasit dalam sebuah pertandingan sepak bola.
“Cek VAR lah ngarah teu lieur (cek VAR deh, biar tidak pusing – red),” tulis @faizalrvmn.
Baca Juga: Ketua KPU Kabupaten Sukabumi persilakan dua kubu saling klaim, tapi…
Respons KPU Kabupaten Sukabumi
Merespons saling klaim kedua kubu paslon, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle, mengatakan tidak mempersoalkan hal itu.
“Ya hak mereka mau saling klaim silakan saja,” kata Kasmin Belle kepada sukabumiheadline.com, Jumat (29/11/2024).
Ia juga menyebutkan bahwa pengumuman resmi pemenangan Pilkada Kabupaten Sukabumi akan diadakan pada awal Desember tahun ini.
“Rekap kabupaten yang menentukan siapa yang jadi bupatinya. Rekap kabupaten tanggal 7 Desember,” jelas Kasmin.
“Sekarang rekapitulasi suara baru sampai tingkat kecamatan,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, kubu pasangan nomor urut 1, Iyos Somantri – Zainul mengumumkan hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 yang dilakukan oleh Sekretariat Gabungan (Setgab) Setgab koalisi partai pengusung.
Adapun, hasil hitung cepat versi kubu Iyos-Zainul, menempatkan pasangan nomor urut 1 itu unggul dibanding nomor urut 2, Asep Japar-Andreas.
Ketua Tim Pemenangan Iyos-Zainul, Priyo Indrianto, menyampaikan bahwa diperkirakan suara yang bakal masuk dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Sukabumi 2024 adalah sekira 1,1 juta suara.
“Quick count yang dilakukan, pasangan nomor urut 1 memperoleh 51,02% dan pasangan nomor urut 2. 48,98%,” kata mantan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Baca Juga: 5 penyakit birokrasi, menimbang dua Cabup Sukabumi 2024 dari birokrat
Meskipun demikian, menurut Priyo, quick count saat ini belum mencapai 100 persen. “Quick count belum 100 persen,” tandasnya.
Kubu Iyos-Zainul pun mengunggah klaim kemenangan di media sosial. Akun Aldy Dejurnal mengunggah video deretan karangan bunga dari berbagai tokoh Sukabumi seperti dari Heri Gunawan, anggota DPR RI Fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sukabumi.
Rekomendasi Redaksi:
Kubu Asep-Andreas pesta
Sementara, kubu paslon nomor urut 2, Asep Japar-Andreas, mengklaim memenangkan Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 dengan 54,2%. Sedangkan, paslon nomor urut 1 Iyos-Zainul 45,8%.
Saling klaim kemenangan antaratim paslon nomor 1 dan 2 juga ramai di media sosial Facebook, TikTok dan Instagram. Salah satunya, adalah di akun TikTok Deni Gunawan.
Untuk informasi, KPU Kabupaten Sukabumi belum mengumumkan hasil Pilkada Serentak Kabupaten Sukabumi 2024. Untuk cek hasil penghitungan suara Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024, bisa klik tautan Hasil Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024