Ketua KPU Kabupaten Sukabumi persilakan dua kubu saling klaim, tapi…

- Redaksi

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Calon Bupati (Cabup) Sukabumi, Iyos Somantri dan Asep Japar - Istimewa

Dua Calon Bupati (Cabup) Sukabumi, Iyos Somantri dan Asep Japar - Istimewa

sukabumiheadline.com – Dua kubu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi saling klaim kemenangan dalam Pilkada Serentak 2024 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Seperti diketahui, Pemilihan Bupati (Pilbup) Sukabumi diikuti oleh dua paslon, yakni nomor urut 1 Iyos Somantri dan Zaenal, serta paslon nomor urut 2  Asep Japar berpasangan dengan Andreas.

Baca Juga: Cabup/Cawabup Sukabumi Iyos-Zaenul klaim unggul 51% di quick count, Asep-Andreas pesta

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons saling klaim kedua kubu paslon, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle, mengatakan tidak mempersoalkan hal itu.

“Ya hak mereka mau saling klaim silakan saja,” kata Kasmin Belle kepada sukabumiheadline.com, Jumat (29/11/2024).

Ia juga menyebutkan bahwa pengumuman resmi pemenangan Pilkada Kabupaten Sukabumi akan diadakan pada awal Desember tahun ini.

“Rekap kabupaten yang menentukan siapa yang jadi bupatinya. Rekap kabupaten tanggal 7 Desember,” jelas Kasmin.

“Sekarang rekapitulasi suara baru sampai tingkat kecamatan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, kubu pasangan nomor urut 1, Iyos Somantri – Zainul mengumumkan hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 yang dilakukan oleh Sekretariat Gabungan (Setgab) Setgab koalisi partai pengusung.

Adapun, hasil hitung cepat versi kubu Iyos-Zainul, menempatkan pasangan nomor urut 1 itu unggul dibanding nomor urut 2, Asep Japar-Andreas.

Ketua Tim Pemenangan Iyos-Zainul, Priyo Indrianto, menyampaikan bahwa diperkirakan suara yang bakal masuk dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Sukabumi 2024 adalah sekira 1,1 juta suara.

Quick count yang dilakukan, pasangan nomor urut 1 memperoleh 51,02% dan pasangan nomor urut 2. 48,98%,” kata mantan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Baca Juga: 5 penyakit birokrasi, menimbang dua Cabup Sukabumi 2024 dari birokrat

Meskipun demikian, menurut Priyo, quick count saat ini belum mencapai 100 persen. “Quick count belum 100 persen,” tandasnya.

Kubu Iyos-Zainul pun mengunggah klaim kemenangan di media sosial. Akun Aldy Dejurnal mengunggah video deretan karangan bunga dari berbagai tokoh Sukabumi seperti dari Heri Gunawan, anggota DPR RI Fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sukabumi.

Rekomendasi Redaksi:

Kubu Asep-Andreas pesta

Sementara, kubu paslon nomor urut 2, Asep Japar-Andreas, mengklaim memenangkan Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 dengan 54,2%. Sedangkan, paslon nomor urut 1 Iyos-Zainul 45,8%.

Saling klaim kemenangan antaratim paslon nomor 1 dan 2 juga ramai di media sosial Facebook, TikTok dan Instagram. Salah satunya, adalah di akun TikTok Deni Gunawan.

Untuk informasi, KPU Kabupaten Sukabumi belum mengumumkan hasil Pilkada Serentak Kabupaten Sukabumi 2024. Untuk cek hasil penghitungan suara Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024, bisa klik tautan Hasil Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024

Berita Terkait

Ketum Projo: Pemilu 2029, kalau terjadi percepatan kita siap enggak?
Mulai 2029 Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dipisah, begini aturannya
Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan
MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD
Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung
Mencermati 4 misi Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dan harapan kader senior
Siapa layak jadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi? Kader muda dan senior satu suara
Respons dinamika internal DPD Golkar Sukabumi, Aris: Ketua harus sosok yang merangkul

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Ketum Projo: Pemilu 2029, kalau terjadi percepatan kita siap enggak?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Mulai 2029 Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dipisah, begini aturannya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:51 WIB

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:25 WIB

MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:52 WIB

Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung

Berita Terbaru

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB

Ilustrasi perempuan sedang duduk di dalam bus - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

Armada dan rute Sukabumi – Bandara Husein Sastranegara Bandung

Minggu, 30 Agu 2026 - 04:42 WIB