sukabumiheadline.com l Bakal calon presiden (bacapres) yang diusung Partai NasDem, PKB dan PKS, Anies Baswedan berjanji akan menjadikan para ulama sebagai penasihatnya dalam memimpin Indonesia kelak.
Bacapres yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar itu menegaskan bahwa ulama bukan untuk dimusuhi oleh pemerintah atau negara.
Anies mengungkapkan hal itu saat menghadiri Musyawarah Nasional III Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Syathoriyah An-Nahdliyyah Indonesia di Ponpes Satoriyah Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, Lumajang, Ahad (29/10/2023) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anies Baswedan menghadiri acara tersebut dengan didampingi Presiden PKS Achmad Syaiku, Ketua DPC NasDem Lumajang Charles Meikansyah dan Ketua Timses AMIN di Jatim Thoriqul Haq.
Anies juga menyebut akan menjadikan ulama tempatnya berkonsultasi dan meminta nasihat demi Indonesia yang lebih maju.
“Kita akan merasakan keadilan di mana ulama kiai bukan musuh negara dan tidak dimusuhi negara, tapi justru dijadikan teman, dijadikan tempat berkonsultasi,” kata Anies, dikutip Selasa (31/10/2023).
“Kita kalau minta nasihat itu pada siapa? Pada ulama, ulama itu bukan dimusuhi, tapi nasihat kita kembalikan ke ulama kita dalam menjaga kehidupan di negeri ini,” kata dia.
“Kita jaga suasana di negeri ini, di mana kita sama-sama pelihara, kita pastikan bahwa Indonesia terus menjadi negeri yang aman damai, sekaligus juga gemah ripah loh jinawi,” lanjut Anies.