Awet cantik ala Michelle Saram, bintang film Singapura menantu pengusaha sukses asal Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Michelle Saram - @michelle_saram

Michelle Saram - @michelle_saram

sukabumiheadline.com – Generasi X dan milenial Sukabumi, Jawa Barat, tentu masih banyak yang ingat dengan serial televisi Meteor Garden. Drama percintaan anak muda ini tayang pada awal 2000-an?

Bahkan saking populernya, serial drama yang dibintangi Jerry Yan sebagai Dao Ming Tse sampai dibuatkan sequel.

Dalam sequel kedua ini, selain San Chai, ada sosok wanita berambut pendek bernama Ye Sha. Sosok ini mencuri perhatian karena diperankan artis cantik asal Singapura, yakni Michelle Saram. Dikisahkan, selain San Chai, Ye Sha juga naksir dengan Dao Ming T.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Leluhur Adrian Zecha, Karena Sim Keng Koen Perayaan Cap Go Meh di Sukabumi Dimundurkan

Michelle Saram pemeran Ye Sha dalam Meteor Garden. l Instagram
Michelle Saram pemeran Ye Sha dalam Meteor Garden. l Instagram

Setelah serial Meteor Garden selesai, Michelle Saram jarang tampil di layar kaca televisi. Terlebih, setelah ia menikah dengan anak pengusaha asal Sukabumi, Jawa Barat.

Ya, Michelle Saram dipersunting Ajai Lauw Zecha pada 2010 silam. Ajai bukanlah orang biasa, suami Michelle ini adalah seorang pengusaha hotel. Baca selengkapnya: Mengenal Ajai Lauw, bos Hotel Regent International Singapura berdarah Sukabumi

Seperti diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Ajai merupakan putra dari. Adrian Willem Lauw Zecha merupakan pengusaha hotel di Indonesia yang dikenal sebagai pendiri Hotel Regent International dan Aman Resort Group. Baca selengkapnya: Roda Hidup Berputar, Pria Sukabumi Ini Diusir dari Indonesia Tapi Malah Jadi Konglomerat

Lalu bagaimana kabar Michelle setelah dipersunting anak konglomerat? Baca selengkapnya: Punya Mertua asal Sukabumi, Michelle Saram, Pemeran Ye Sha Meteor Garden Hidup Makmur

Hingga kini Michelle Saram masih terlihat cantik. Ia selalu melewatkan hari-hari bahagia bersama keluarga kecilnya. Kesibukannya di dunia hiburan juga membuat dirinya selalu dituntut untuk tampil cantik.

1. Michelle Saram saat menemani Ajai

Michelle Saram dan Ajai Lauw Zecha atau populer dipanggil Ajai Zecha. - Istimewa
Michelle Saram dan Ajai Lauw Zecha atau populer dipanggil Ajai Zecha. – Istimewa

Sebagai istri pebisnis, Michelle kerap terlihat menemani sang suami bekerja.

2. Aktif dalam kegiatan sosial

Michelle aktif di kegiatan sosial. Michelle aktif di berbagai kegiatan sosial, terutama yang berkaitan dengan lingkungan. Ia aktif dalam kampanye mengurangi sampah plastik.

Baca Juga: Mengenal Kapitan Sim Keng Koen, Cabang Atas Kakek Buyut Miliarder asal Sukabumi

3. Aktif di dunia hiburan

Michelle Saram pemeran Ye Sha dalam Meteor Garden. l Instagram
Michelle Saram pemeran Ye Sha dalam Meteor Garden. l Instagram

Meski menjadi istri seorang pengusaha, Michelle masih aktif di dunia hiburan. Bahkan, Michelle kini dinaungi oleh dua agensi artis, di antaranya One Coll Jam Cast dan FLY Entertainment.

Pada tahun 2017 lalu, Michelle didapuk menjadi bintang di film Paradox. Tak sendiri, Michelle Saram beradu akting dengan Michael Mi, Bosco Wong, hingga Hugo Ng.

4. Sibuk urus anak

IMG 20241002 034814
Michelle Saram sibuk mengurus putrinya – @michelle_saram

Dari pernikahannya dengan Ajai, Michelle dikaruniai dua orang anak. Michelle pun kini lebih fokus mengurus sang putri.

5. Hobi traveling

IMG 20241002 034736
Michelle Sarram saat traveling – @michelle_saram

Jadi istri konglomerat, tidak mengherankan apabila Michelle hobi untuk traveling keluar negeri. Beberapa waktu yang lalu, Michelle bahkan bermain ski di Paris, Perancis.

Profil Adrian Zecha

Diketahui, Adrian Zecha lahir di Sukabumi pada 1933. Dia tumbuh besar di keluarga Tionghoa terhormat, juga kaya raya. Baca lengkap: Kenalkan, Adrian Zecha asal Sukabumi pemilik jaringan hotel di 20 negara

Adrian Zecha. l Istimewa
Adrian Zecha. l Istimewa

Berita Terkait: Profil Tunku Tan Sri Abdullah, putra Raja Malaysia yang menikahi Wanita Sukabumi

Adrian Zecha juga memiliki adik perempuan yang semasa mudanya dikenal sebagai penari balet, sebelum kemudian dinikahi putra mahkota Kerajaan Malaysia. Baca lengkap: Kisah Wanita Sukabumi, Che Engku Chesterina, Sepupu Miliarder Jadi Bangsawan Malaysia

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB