21.4 C
Sukabumi
Sabtu, April 13, 2024

Blueberry, sniper cantik Rusia pembantai tentara Ukraina

sukabumiheadline.com - Sosok Blueberry sangat misterius. Namun,...

Soal tangan buruh wanita asal Bojonggenteng Sukabumi putus, Latas: Disnaker harus proaktif

sukabumiheadline.com - Paskakecelakaan kerja yang terjadi di...

Kenalkan, Adrian Zecha asal Sukabumi pemilik jaringan hotel di 20 negara

EkonomiKenalkan, Adrian Zecha asal Sukabumi pemilik jaringan hotel di 20 negara

sukabumiheadline.com – Aman Resort adalah salah satu pemain besar dalam industri perhotelan internasional. Perusahaan yang menaunginya bahkan telah merambah hingga 20 negara di dunia.

Nama besar Aman Resort ternyata tidak lepas dari tangan dingin seorang pengusaha asal Sukabumi, Jawa Barat. Namanya adalah Adrian Willem Ban Kwie Lauw-Zecha alias Adrian Zecha.

1. Adrian Zecha lahir di Sukabumi

Diketahui, Adrian Zecha lahir di Sukabumi pada 1933. Dia tumbuh besar di keluarga Tionghoa terhormat, juga kaya raya.

Mely Tan dalam The Chinese of Sukabumi (1963) menyebut, keluarganya dikenal sebagai ‘cabang atas’ yang merujuk pada keluarga Tionghoa tajir melintir dan sukses di Indonesia.

Adrian Zecha. l Istimewa
Adrian Zecha. l Istimewa

2. Lahir dari keluarga berpendidikan 

Sementara ayahnya, William Lauw-Zecha, adalah orang Indonesia pertama yang lulus dari Lowa University, AS, pada 1923.

Adrian Zecha pernah lulus kuliah di Pennsylvania sekitar 1950-an.

3. Keluarga pengusaha 

Adrian Zecha merupakan pendiri Aman Resort yang kini sudah mendunia, tercatat ia memiliki jaringan hotel di 20 negara.

Sedangkan, saudara-saudaranya sukses menempati jabatan tertinggi sejak masa pemerintahan masa kolonial.

Status sosial itulah yang kemudian membuat Adrian mendapatkan banyak kemudahan dalam berbisnis.

4. Momen kehancuran bisnis keluarga adrian zecha 

Sayangnya, status sosial keluarganya di Sukabumi yang terhormat hancur pada tahun 1956-1957, setalah Presiden Sukarno menasionalisasi perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia. Akibatnya bisnis keluarganya terpaksa diambil negara.

Tak cukup sampai di situ, kebijakan Nasionalisasi ala Sukarno juga dibarengi dengan semakin meningkatnya sentimen terhadap warga non-pribumi, sehingga keluarga besar Adrian Zecha harus angkat kaki dan bermukim di Singapura.

Adrian yang saat itu masih berada di AS, bekerja sebagai wartawan majalah Time. Adrian menjalani profesinya sebagai jurnalis wisata di berbagai media.

Profesi itulah yang kemudian membuat Adrian kerap bisa berkeliling dunia untuk melakukan peliputan.

5. Mulai merintis bisnis hotel

Sejak saat itulah minatnya di bidang wisata dan perhotelan mulai tumbuh. Menurut Martin Roll dalam Asian Brand Strategy (2015), persentuhan pertama Adrian Zecha dengan bisnis hotel terjadi sejak 1972.

Saat itu, jelas Martin, Adrian Zecha turut membangun Regent International Hotels sebelum akhirnya mendirikan hotel sendiri sejak 1988 silam.

Awal ketertarikan Adrian dengan bisnis perhotelan berawal dari rasa tidak suka dirinya dengan konsep hotel-hotel yang pernah ia singgahi di dunia, di mana kala itu, semua hotel menawarkan ruangan besar dengan tingkat kelas berbeda.

Interior hotel Amanpuri, Phuket, Thailand. l Istimewa
Interior hotel Amanpuri, Phuket, Thailand. l Istimewa

Hal itu, menurut Adrian membuat hotel harus dibangun dengan model bangunan besar, sehingga membuat keindahan di sekitar lokasi pariwisata menjadi terganggu.

Iapun mulai berpikir untuk mendirikan hotel dengan konsep berbeda, eksklusif tapi tergolong kecil dari sisi bangunan dengan hanya memiliki 50 kamar saja.

Adrian kemudian mulai mewujudkan konsepnya di kawasan wisata Phuket, Thailand. Dengan menggandeng temannya, Anil Thadani, Adrian kemudian patungan membangun hotel dengan biaya US$ 4 juta.

Desember 1987, hotelpun selesai dibangun dan diberi nama Amanpuri. Nama “Aman” sendiri diambil dari Bahasa Sansakerta yang berarti “Damai”. Adrian Zecha menginginkan hotelnya itu bisa memberi rasa damai kepada para tamu.

Salah satu jaringan hotel milik Adrian Zecha. l Istimewa
Salah satu jaringan hotel milik Adrian Zecha. l Istimewa

Amanpuri memiliki kurang dari 50 kamar yang bertujuan untuk menjaga eksklusif para pengunjung karena semakin sedikit kamar yang ada, membuat pelayanan yang diberikan kepada para tamu akan maksimal.

Dengan strategi seperti itu, Adrian dan jaringan Aman Resort sukses memberikan pengalaman berbeda kepada tamu, sehingga membuatnya semakin terkenal.

Adrian juga cerdas dalam memilih lokasi di tempat wisata terpencil. Jadi, begitu ada lokasi wisata terpencil, Adrian langsung memilih dan mendirikan jaringan Aman Resort.

Siapa sangka, dengan konsepnya itu, Aman Resort telah menjelma jadi salah satu perusahaan perhotelan terbesar di dunia.

Jadi, bagi warga Sukabumi yang sedang melakukan wisata ke berbagai negara jangan ragu untuk bermalam di hotel jaringan Aman Resort, seperti Amanjiwo, Amanpuri, Amankila, dan lainnya karena jelas itu milik seorang pengusaha asal Sukabumi, Adrian Zecha.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer