sukabumiheadline.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali mengingatkan bahwa legislatif siap mengawal seluruh proses pembangunan hunian tetap (huntap) agar berjalan transparan dan tepat sasaran.
Menurutnya, pembangunan huntap bukan sekadar proyek fisik, melainkan solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Yang dibangun bukan hanya rumah, tetapi juga rasa aman dan kepastian hidup masyarakat. Karena itu, DPRD mendukung langkah pemerintah daerah yang menggandeng dunia usaha dalam program ini,” ujar Budi di depan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dikutip Sabtu (24/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk informasi rencana pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana, dengan dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Sukabumi, menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor.
Berdasarkan perencanaan, sebanyak 166 unit huntap akan dibangun di dua lokasi, yakni Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, dan Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.
Setiap unit rumah dirancang berdiri di atas lahan sekitar 60 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 36 meter persegi.
Komitmen dunia usaha untuk terlibat dalam pembangunan hunian tetap tersebut mengemuka dalam pertemuan peningkatan sinergitas perencanaan penanggulangan bencana yang digelar di Sulanjana.
Adapun desain bangunan huntap telah disiapkan dan saat ini pemerintah daerah tengah merampungkan aspek teknis lainnya agar pembangunan dapat segera dimulai.
Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan pengusaha menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana. Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pembangunan huntap dapat segera terealisasi dan menjadi titik awal kebangkitan kehidupan masyarakat pascabencana.









