Batu Buruy, Pesantren Gaib hingga Kereta Kencana, 5 Misteri di Gunung Kerud Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 18 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Sunda atau Gunung Tunda, atau juga lazim disebut Gunung Kerud. l Istimewa

Gunung Sunda atau Gunung Tunda, atau juga lazim disebut Gunung Kerud. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CISAAT – Sebuah gunung berdiri megah di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Gunung yang berbentuk bukit atau perbukitan dengan ketinggian 600-700 mdpl tersebut tepatnya berada di Desa Padaasih.

Warga Sukabumi lebih mengenal nama gunung tersebut dengan Gunung Sunda. Padahal, gunung ini juga memiliki dua nama lain yang dikenal di kalangan generasi tua di Sukabumi, yakni Gunung Kerud dan Gunung Tunda atau dalam bahasa Sunda berarti simpan.

Perbukitan yang terbentuk dari batuan pasir kuarsa dengan kemiringan lereng lebih dari 40% dan memiliki luas -+150 ha itu menjadi daerah resapan air dan sumber mata air bagi beberapa perkampungan yang mengelilingi Gunung tersebut di bawahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mencapai gunung ini, pengunjung bisa masuk melalui Kampung Jambelaer, sekitar 3 km dari Polsek Cisaat. Sedangkan, untuk menaiki ke arah Puncak Gunung Sunda diperlukan waktu sekira 10 menit.

Dari atas puncak Gunung Sunda di sebelah utara akan terlihat jelas penampakan Gunung Gede Pangrango yang memesona mata.

Namun, di balik keindahan panorama yang disuguhkan Gunung Sunda, terdapat banyak cerita mitos yang dipercayai warga sekitar.

Baca Juga :  Kronologi Remaja Bojonggenteng Sukabumi Tenggelam di Curug Sentral 2 Kabandungan

Berikut adalah 5 cerita misteri yang dirangkum sukabumiheadline.com dari berbagai sumber.

1. Tempat Persembunyian dan Benda Pusaka

Menurut cerita warga, penamaan Gunung Sunda tersebut konon karena di lokasi tersebut pada zaman dahulu merupakan tempat persembunyian. Sehingga lokasi keberadaan Gunung Sunda tidak diketahui.

Sedangkan tujuan penamaan lain, yakni Gunung Tunda agar keberadaan sejumlah benda pusaka tidak diketahui tersimpan di lokasi tersebut karena jika diketahui keberadaanya, maka orang yang menemukannya akan menjadi kaya raya atau menjadi penguasa.

Maka dari itu orang tua jaman dahulu sengaja mengganti nama gunung sunda ini menjadi Gunung Kerud atau Gunung Tunda (simpan).

2. Batu Buruy Tempat Pertapaan para Jawara

Ada banyak bebatuan purba di Gunung Sunda, seperti Batu Buruy karena bentuknya mirip kecebong dalam bahasa Indonesia, Batu Lulumpang, Batu Kasur dan Batu Bilik.

Batu Buruy terletak di sisi barat, tidak jauh dari puncak Gunung Sunda. Disebut Batu Buruy karena terdapat sebuah lobang yang selalu terisi air yang menjadi tempat hidup kecebong.

Menurut warga sekitar, di lokasi Batu Buruy sering dijadikan tempat pertapaan oleh para jawara yang hendak menaikan ilmu kesaktian.

3. Pesantren Gaib

Baca Juga :  Darah mengalir dari kepala, Dede Fery meninggal dunia saat kerja di Cicurug Sukabumi

Masih di sekitar Batu Buruy, beredar kabar terdapat pesantren gaib. Sebuah pesantren dengan santrinya yang terdiri dari bangsa jin dan dipimpin oleh Eyang Haji Raden Suryakencana.

Konon, para jawara yang hendak menaikan ilmu kesaktian harus ikut di pesantren gaib tersebut.

4. Goa Benda Pusaka Terhubung ke Goa Kutamaneuh

Di sekitar Gunung Sunda juga terdapat sebuah goa yang konon merupakan tempat penyimpanan peralatan senjata pasukan Kerajaan Pajajaran.

Bahkan, menurut warga, di lokasi tersebut sering kali ada penampakan berupa ‘maung’ atau macan.

Goa yang nampak besar dari luar namun menyempit di bagian dalam itu konon terhubung dengan Goa Kutamaneuh di Kecamatan Gunungguruh dan Goa Sarongge Cicantayan.

5. Penampakan Kereta Kencana

Gunung Sunda masih dikeramatkan oleh sebagian warga dan dipercaya sebagai tempat persinggahan Raja Sunda, yakni Prabu Siliwangi dan para pengawalnya.

Para pengabdi Prabu Siliwangi percaya di goa dan Gunung Sunda, sewaktu-waktu akan ada penampakkan macan hitam bergaris merah yang disebut Maung Lodaya.

Bahkan, sebagian warga mempercayai bahwa di lokasi Gunung Sunda kerap ada penampakan hal gaib yakni berupa kereta kencana yang dipercayai berasal dari Kerajaan Pajajaran.

Berita Terkait

5+3 olahan telur yang menyehatkan dan gak membosankan
Peran ayah meningkat hingga hybrid parenting jadi tren 2026 di kalangan orang tua
Tak lagi AQUA, Dedi Mulyadi suguhkan air minum premium dari Sukabumi untuk tamu
Tren baru penampilan perempuan 2026: Busana, rambut, warna hingga aksesoris
KDM akan dirikan Sekolah Maung: Jurusan, kuota dan lokasi SMK Manusia Unggul
5 tren warna lipstik 2026: Antara volume, ekspresif dan hasil akhir
Kerajaan Salakanagara: Jauh sebelum Pajajaran, 11 raja pernah berkuasa di Tatar Sunda
Daftar sayuran dan buah efektif bantu ginjal menyaring racun

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:05 WIB

5+3 olahan telur yang menyehatkan dan gak membosankan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:44 WIB

Peran ayah meningkat hingga hybrid parenting jadi tren 2026 di kalangan orang tua

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:51 WIB

Tak lagi AQUA, Dedi Mulyadi suguhkan air minum premium dari Sukabumi untuk tamu

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:23 WIB

Tren baru penampilan perempuan 2026: Busana, rambut, warna hingga aksesoris

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:51 WIB

KDM akan dirikan Sekolah Maung: Jurusan, kuota dan lokasi SMK Manusia Unggul

Berita Terbaru

Sup Telur dan Tomat - Ist

Kuliner

5+3 olahan telur yang menyehatkan dan gak membosankan

Sabtu, 17 Jan 2026 - 04:05 WIB

Jasad D, pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar - Ist

Peristiwa

Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Sabtu, 17 Jan 2026 - 01:39 WIB