Begini Nasib Eks Sekum FPI Munarman di Dalam Penjara

- Redaksi

Senin, 2 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan sekretaris umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman. l Ilustrasi Fery Heryadi

Mantan sekretaris umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman. l Ilustrasi Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com – Mantan sekretaris umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, kembali menjadi perbincangan hangat.

Terlebih, semenjak ditahan pada awal Mei 2021, hingga kini belum ada kabar lanjutan tentang nasibnya yang kini meringkuk di Rutan Polda Metro Jaya.

Melalui sebuah video, Kuasa Hukum Munarman, Aziz Yanuar mengungkapkan bahwa kondisi Munarman dalam kondisi sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kabar beliau alhamdulillah terakhir saya dapat informasi dari tim, kondisi beliau sehat. Terus baik-baik saja,” ungkap Aziz dalam video yang dilihat pada Minggu, 1 Agustus 2021.

Aziz juga mengungkapkan, di dalam sel, Munarman lebih banyak mengisi waktu untuk membaca buku. Hanya saja, ia mengaku terkendala untuk bertemu dengan Munarman karena adanya pemberlakuan PPKM.

“Makan, membaca, normal lah aktivitas beliau. Tetapi memang pihak kuasa hukum sedikit hambatan terkait dengan PPKM yang memang menjadi perhatian dalam setiap aktivitas, umumnya mengenai dalam ini visit atau kunjungan ke Polda Metro Jaya. hal itu semata-mata dimaksudkan untuk keamanan dan kesehatan dari personil dan juga yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya,” ungkapnya

Sementara itu, jaksa penuntut umum (JPU) mengembalikan berkas perkara dugaan terorisme, yang melibatkan Munarman ke pihak kepolisian. Hal itu dibenarkan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan bahwa JPU meminta Polri turut memeriksa eks pentolan FPI lainnya.

Menurut Ahmad, berkas perkara Munarman dikembalikan JPU kepada Bareskrim untuk diperbaiki, beberapa pekan lalu. “Penyidik telah menerima pengembalian berkas perkara atas nama tersangka M untuk dilengkapi atau P19.”

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan, poin perbaikan yang diminta JPU adalah meminta penyidik memeriksa eks pentolan FPI Rizieq Shihab, eks Ketua Umum FPI Sobri Lubis, dan eks pimpinan FPI Haris Ubaidillah dalam kasus yang menjerat Munarman. Namun, ia tidak menjelaskan keterkaitan para eks pentolan FPI atas kasus yang membelit Munarman.

Sekadar informasi, Munarman ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, sekitar pukul 15.30 WIB, atas dugaan tindak pidana terorisme, Selasa (27/4/2021) lalu.

Ia diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat melakukan tindak pidana terorisme, dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme, dan diduga terlibat dalam jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Jadi terkait dengan kasus baiat di UIN Jakarta, kemudian juga kasus baiat di Makassar, dan mengikuti baiat di Medan. Jadi ada tiga tersebut,” papar Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Berita Terkait

PDIP tolak peradilan militer adili penyiram air keras ke alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi
Pemerintah: Pasal Penghinaan Presiden bukan untuk bungkam kritik
Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur
Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara
Permintaan AS, pemerintah sedang susun UU Ketenagakerjaan baru
Resbob, terdakwa hina suku Sunda dan VPC ngotot minta disidang di Surabaya
Ayah NS disebut anggota geng, Kapolres Sukabumi akan usut dan Komisi III DPR beri atensi
Merasa ditipu bank, Wanita Sukabumi Mengadu ke KDM

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:10 WIB

PDIP tolak peradilan militer adili penyiram air keras ke alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:02 WIB

Pemerintah: Pasal Penghinaan Presiden bukan untuk bungkam kritik

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:00 WIB

Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:50 WIB

Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:00 WIB

Permintaan AS, pemerintah sedang susun UU Ketenagakerjaan baru

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi liburkan angkot di Sukabumi - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu

Minggu, 22 Mar 2026 - 11:30 WIB

Suzuki XBee 2026 - Suzuki

Otomotif

Suzuki XBee, mobil buat Gen Z desain stylish dan super irit BBM

Minggu, 22 Mar 2026 - 09:10 WIB