Tinjauan sains terbentuknya Geyser Cisolok: Hanya 2 di dunia, satu di Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geyser Cisolok, Sukabumi - Ist

Geyser Cisolok, Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Sudah pernah ke Geyser Cisolok? Kawasan ini masuk ke dalam Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang sudah mendapatkan pengakuan dunia dari UNESCO.

Namun tahukah Anda bahwa geyser di dunia hanya ada dua, yakni di Brazil dan Indonesia. Sehingga, kita harus bangga dengan fakta tersebut, terlebih geyser tersebut berada di Sukabumi.

Karenanya, kawasan ini pernah dievaluasi oleh Kepala Bappeda Jabar beserta Kemenkomarves dan Perekonomian RI, saat pejabat dari dua lembaga tersebut mengunjungi Geyser Cisolok pada Jumat (21/5/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu yang dievaluasi adalah terkait kebersihan kawasan. Oleh karenanya kawasan ini memerlukan adanya rekonstruksi agar meningkatkan pengelolaan untuk Kawasan Geyser Cisolok.

Sebab untuk menikmati fasilitas yang ada di Geyser Cisolok ini, pengunjung tidak dikenai retribusi. Sehingga yang terjadi adalah banyaknya pedagang dan juga pengunjung yang kurang menjaga kebersihan area geyser.

Keunikan dan keindahan Geyser Cisolok

Perspektif Geyser Cisolok, Sukabumi - UIG UPI
Perspektif Geyser Cisolok, Sukabumi – UIG UPI

Menurut Alvian Aji Purboyo (SaIG, 1804193) di laman resmi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Geyser Cisolok merupakan bukti adanya aktivitas magmatic dan hidrotermal di Jawa Barat bagian Selatan.

Keberadaannya merupakan proses pergerakan lempeng dan subduksi yang sedang berlangsung di selatan Indonesia.

Geyser dapat terjadi karena ada kombinasi dari panas bumi akibat aktivitas magma, air, dan sistem saluran di bawah tanah. Tanpa salah satu bagian tersebut, geyser tidak dapat menyemburkan sebuah uap air ke udara.

Letupan geyser terjadi karena ketika panas dari magma memanaskan batuan di sekitarnya, sehingga memiliki kemampuan untuk memanaskan air bawah tanah, dan menghasilkan tekanan yang cukup di atas yang menyebabkan letupan atau semburan air yang membentuk geyser.

Semburan air dipermukaan akan menghasilkan endapan berwarna putih yang disebut travertine (karbonat), karena pada saat perjalaan mencapai permukaan, air tersebut melewati batuan formasi karbonat atau batu kapur. Kadang-kadang menghasilkan endapan berwarna kuning yaitu berupa sulfur.

Menurut hasil penelitian, air di Geyser Cisolok ini memiliki kadar garam tinggi, lebih tinggi dari garam laut. Selain itu, air di geyser yang bersumber dari Gunung Gede ini juga dapat digunakan untuk merebus telur dalam durasi 5-15 menit.

Semburan geyser dan mataair panas memiliki suhu yang bervariasi antara 40 derajat hingga 90 derajat celcius, dan tingkat pH air yang terdapat di area geyser ini, mendekati angka pH 7, artinya air relatif aman untuk digunakan sebagai tempat pemandian.

Dikawasan Cisolok terdapat batuan terubah akibat proses hidrotermal (air panas) yang berhubungan dengan pembentukan mineralisasi emas dan perak dalam bentuk urat kuarsa.

Tak hanya itu, Cisolok juga memiliki potensi panas bumi dengan kapasitas sekitar 50 Mw. Baca selengkapnya: Lelang harta karun WKP PLTP Cisolok Sukabumi dimenangkan DSSA

Berita Terkait

Prakiraan suhu dan cuaca Sukabumi 24 Juli – 31 Juli 2026, potensi hujan akhir bulan
Prakiraan suhu udara dan cuaca Sukabumi 18 – 23 Juli 2026
Prakiraan suhu udara Sukabumi 11-18 Juli: Besok terendah, 15-16 hujan ringan
Prakiraan suhu Sukabumi satu pekan ke depan, 3 hari terakhir terdingin
Waspada gempa bumi, 5 sesar aktif ini berdampak langsung ke wilayah Sukabumi
Musim El Nino Godzilla: Ini kecamatan terpanas dan terdingin di Sukabumi
Berawan hingga cerah, prakiraan cuaca Sukabumi pada 23-31 Mei 2026
Prakiraan cuaca Sukabumi 16-22 Mei 2026 didominasi hujan ringan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:03 WIB

Prakiraan suhu dan cuaca Sukabumi 24 Juli – 31 Juli 2026, potensi hujan akhir bulan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:58 WIB

Prakiraan suhu udara dan cuaca Sukabumi 18 – 23 Juli 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

Prakiraan suhu udara Sukabumi 11-18 Juli: Besok terendah, 15-16 hujan ringan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:14 WIB

Prakiraan suhu Sukabumi satu pekan ke depan, 3 hari terakhir terdingin

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:17 WIB

Waspada gempa bumi, 5 sesar aktif ini berdampak langsung ke wilayah Sukabumi

Berita Terbaru