Berseliweran di Jalanan Sukabumi, Vespa Gembel Bikin Heran Sekaligus Takjub Bule Eropa

- Redaksi

Minggu, 26 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l Bagi penggemar Vespa, sepeda motor ini dinilai sangat fleksibel untuk segala bentuk modifikasi. Dari yang biasa-biasa saja hingga modifikasi ekstrem.

Jangan heran jika di jalanan Sukabumi banyak berseliweran Vespa gembel yang biasanya dinaiki sedikitnya dua hingga enam orang.

Saking ekstremnya, bukan hanya penumpangnya yang banyak, Vespa gembel juga kerap dihiasi segala macam. Dari mulai spanduk bekas calon anggota legislatif hingga dedaunan kering bak saung di tengah sawah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tampilan Vespa ekstrem biasanya sangat mencolok. Dengan cat yang sudah pudar dan berbagai barang menempel di belakangnya, wajah Vespa itu berubah total dari aslinya.

Baca Juga :  Suzuki SUI 125 Meluncur, Spesifikasi Vespa Banget Harga Terjangkau

Kehadiran mereka disebut seorang Vespisti bernama Ramdani (45) sebagai nyeleneh dan cenderung merusak nama baik Komunitas Vespa.

“Bukan Vespa lagi itu, gembel ya gembel,” singkat dia kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (25/6/2022).

Senada Ramdani, trend Vespa gembel bahkan mengundang keheranan Eks Presiden Vespa World Club Martin Stift. Martin mengaku kaget melihat Vespa yang kerap disebut ‘Vespa gembel’ itu.

Baca Juga :  Mau kembaran Vespa 946 Christian Dior? Harga Ofero Picasso cuma Rp13 juta lho

“Karena itu seakan enggak mungkin. Saat pertama kali saya melihatnya, langsung bertanya-tanya apakah ini sungguhan,” kata Martin, dikutip dari cnnindonesia.com, Ahad (26/6/2022).

Martin mengatakan ia dan sejumlah orang-orang di klub Vespa Eropa menganggap modifikasi ekstrim itu bukan Vespa. Motor itu menurutnya sudah menjadi entitas lain.

Mereka juga menganggap pengguna Vespa modifikasi ekstrem itu tak bisa disebut Vespisti (panggilan untuk penggila Vespa).

Namun, di sisi lain, ia mengakui solidaritas pengguna Vespa ekstrem itu sangat tinggi.

Berita Terkait

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah
Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam
Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025
Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi
Solar panel untuk SD di Sukabumi: 1000Cahaya dan Greenfaith Indonesia sedekah energi
Mengenal 7 hobi Nabi Muhammad SAW, dari olah raga, spiritual hingga buah favorit
Aisyiyah dan PA Sukabumi perkuat gerakan keadilan sosial keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:40 WIB

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:41 WIB

Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Senin, 5 Januari 2026 - 16:15 WIB

Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:30 WIB

Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:01 WIB

Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi

Berita Terbaru

Muhammad Saleh Kurnia atau MS Kurnia - direstorasi sukabumiheadline.com dengan bantuan AI

Inspirasi

Daftar raja minimarket di Indonesia, nomor 5 asal Sukabumi

Rabu, 21 Jan 2026 - 00:01 WIB

Ilustrasi antrean pelamar kerja didominasi laki-laki - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Selasa, 20 Jan 2026 - 21:39 WIB