Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kampung Cijambe, Bantargadung, Sukabumi terdampak pergeseran tanah - Ist

Warga Kampung Cijambe, Bantargadung, Sukabumi terdampak pergeseran tanah - Ist

sukabumiheadline.com – Bencana pergeseran tanah melanda Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Ahad (22/2/2026).

Menurut Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, data per Senin (2/3/2026), kerusakan rumah mencapai 90 rumah.

“Rumah kategori rusak ringan 20 unit, rusak sedang 17, dan rumah dengan kategori rusak berat 13 unit,” kata Daeng dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Daeng, dari dampak pergerakan tanah itu sekitar 104 kepala keluarga (KK) terdampak atau 334 jiwa terusir dari kampungnya ke kerabat terdekat, serta sebagian lainnya bertahan di tenda pengungsian.

“Ada 51 KK atau 168 jiwa, pengungsi di tenda darurat ada 48 kepala Keluarga atau 160 jiwa, dan pengungsi yang memiliki mengontrak rumah ada 1 kepala keluarga,” ujar Daeng.

Selain rumah, Pondok pesantren (Ponpes) Haryadul Fallah juga ikut terdampak. Diketahui, ponpes tersebut merupakan tempat santri dan santriwati sebanyak 25 perempuan dan 29 laki-laki menimba ilmu agama.

Kini kebutuhan sembako, makanan siap saji, serta selimut dan alat tidur juga dibutuhkan oleh warga.

Berita Terkait

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!
DPRD Kabupaten Sukabumi dalami perubahan APBD 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi: Anggaran daerah harus berdampak nyata bagi masyarakat
Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Senin, 7 September 2026 - 21:38 WIB

Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar

Senin, 7 September 2026 - 18:59 WIB

KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terbaru