Arab Saudi pastikan wilayahnya aman, WNI asal Sukabumi: Hanya kepentingan AS

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi - Dazeen

Pemandangan Riyadh, Ibu Kota Arab Saudi - Dazeen

sukabumiheadline.com – Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa situasi keamanan di seluruh wilayah Kerajaan tetap stabil meskipun terjadi perkembangan dinamika kawasan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin, kementerian menyampaikan bahwa aktivitas kehidupan sehari-hari di seluruh wilayah Arab Saudi berjalan normal tanpa gangguan.

Dikutip sukabumiheadline.com dari Saudigazette, kementerian menegaskan bahwa seluruh sektor keamanan beroperasi selama 24 jam penuh dalam kerangka sistem keamanan dan layanan terpadu guna menjaga stabilitas negara serta memastikan keselamatan seluruh warga dan penduduk yang tinggal di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keamanan Kerajaan, para pengunjung, dan penduduk merupakan prioritas utama,” demikian pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi seperti dikutip, Selasa (3/3/2026).

Kementerian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan rumor maupun video yang belum terverifikasi. Publik diminta untuk hanya merujuk pada sumber resmi dalam memperoleh informasi terkait perkembangan situasi.

Imbauan ini disampaikan untuk mencegah penyebaran informasi yang dapat menimbulkan kepanikan atau kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Pemerintah Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan nasional serta memastikan stabilitas pelayanan publik di tengah dinamika regional yang berlangsung.

Sementara itu Depi Gunara (51), warga negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengamini kabar tersebut.

“Aman, Saudi mah, cuma flight sementara di-cancel,” kata pria asal Kecamatan Kalapanunggal tersebut kepada sukabumiheadline.com.

Namun, kata Depi, sejumlah fasilitas dan kepentingan Amerika Serikat (AS) di negara tersebut memang menjadi sasaran rudal balistik Iran.

“Hanya fsilitas USA. Target dia (Iran) ke kepentingan AS, bukan warga lain,” kata pria yang bekerja di perusahaan minyak di Kota Dammam, Ras Tanajib itu.

Depi juga menyebut, pemerintah Arab Saudi, tidak melakukan pembatasan apapun terhadap aktivitas warga.

Gak terlalu, biasa aja. Targetnya hanya ke fasilitas USA, bukan warga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah
Innalillahi, dua prajurit TNI menyusul gugur diserang Israel
Anggota TNI gugur diserang pasukan Israel di Lebanon
No Kings! 8 juta warga AS demo kebijakan Donald Trump
Survei: Nilai politik luar negeri dan ekonomi Donald Trump anjlok di mata publik AS
Dihujat, Benjamin Netanyahu: Yesus Kristus tak lebih unggul atas Genghis Khan
Iran tembak Jet F-35 Lightning II, pesawat tempur siluman AS jatuh
AS melunak untuk redam harga minyak, sanksi terhadap Iran dilonggarkan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 19:06 WIB

Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:04 WIB

Innalillahi, dua prajurit TNI menyusul gugur diserang Israel

Senin, 30 Maret 2026 - 15:14 WIB

Anggota TNI gugur diserang pasukan Israel di Lebanon

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:18 WIB

No Kings! 8 juta warga AS demo kebijakan Donald Trump

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:12 WIB

Survei: Nilai politik luar negeri dan ekonomi Donald Trump anjlok di mata publik AS

Berita Terbaru

Ilustrasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump - sukabumiheadline.com

Internasional

Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:06 WIB