Di Sukabumi dan semua kawasan industri wajib sediakan lahan buat apartemen buruh

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi apartemen di kawasan industri - sukabumiheadline.com

Ilustrasi apartemen di kawasan industri - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) akan mengeluarkan aturan kawasan industri, termasuk di Sukabumi, wajib menyediakan kawasan untuk hunian vertikal atau apartemen. Hal ini untuk mencegah kemacetan dan lebih dekat ke tempat kerja.

KDM mengatakan, dimulai dari Meikarta, ke depan akan banyak dibangun hunian vertikal di daerah yang dipimpinnya tersebut.

“Hari Senin akan kami keluarkan peraturan gubernurnya setiap kawasan industri harus menyiapkan area tanah untuk perumahan apartemen,” katanya dalam acara land clearing Rumah Susun Subsidi untuk Rakyat di Meikarta, Cikarang Selatan, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab dipanggil KDM itu mengatakan sudah bertemu dengan pengembang kawasan di Purwakarta, Indramayu serta Subang dan mereka mengaku siap untuk mengembangkan hunian vertikal. Dedi ingin mengefektifkan kawasan industri agar para pekerja tidak perlu bermacet-macetan menuju tempat kerja.

“Kalau mereka tinggal di kampung, di jalannya macet, terus sarana transportasi lagi, biaya hidupnya bisa lebih mahal lagi, tapi kalau di kawasan industri ke depan nanti menggunakan sepeda saja sudah cukup,” paparnya.

Ia pun menyampaikan pesan dari Plt Bupati Bekasi kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) supaya cicilan rusun subsidi ini tidak lebih dari Rp1 juta per bulan.

Baca Juga :  Ternyata sebagian besar penghasilan warga Kota Sukabumi dihabiskan untuk ini

“Di tadi, Pak Menteri, ‘Pak kayaknya cicilannya Rp1 juta, di atas itu berat’. Betulkan tadi ngomong gitu ya? Nanti sebagian disubsidi oleh Pemda Kabupaten Bekasi,” kelakarnya.

Di sisi lain, Dedi meminta agar ada penataan ulang rencana pengembangan kawasan perumahan dan permukiman di Kabupaten Bekasi, dimulai dari Meikarta selanjutnya perumahan dibangun vertikal. Ia mengusulkan untuk tidak menggunakan nama rumah susun atau rusun, tetapi diganti jadi apartemen agar banyak orang yang mau tinggal di hunian vertikal.

“Solusinya adalah sudah ditawarkan oleh Menteri Perumahan karena memiliki kedekatan dengan orang yang memiliki kemampuan pengembangan perumahan, orang nyebutnya konglomerat. Salah satunya adalah tawarannya ke depan dimulai dari Meikarta perumahan dibangun vertikal dan tidak boleh disebut lagi rumah susun. Karena kalau disebut rusun, orang nggak, sebutnya apartemen,” tuturnya.

Kawasan industri di Sukabumi 

Untuk informasi, Kabupaten Sukabumi memiliki beberapa kawasan industri utama, dengan yang paling menonjol adalah Kawasan Industri Cikembar. Ada juga sentra industri lain dan pabrik-pabrik besar yang tersebar di beberapa kecamatan.

Kawasan Industri Cikembar: Terletak di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, kawasan ini dikembangkan oleh PT Bogorindo Cemerlang dan dirancang sebagai pusat industri dengan lokasi strategis yang dekat dengan jalan nasional dan jalan tol.

Baca Juga :  Satu di Sukabumi, ini daftar 7 perusahaan tertua di Indonesia

Meskipun sedang dalam proses pembangunan dan masih belum terisi penuh, kawasan ini memiliki fasilitas modern dan menjadi lokasi bagi beberapa perusahaan, seperti PT Olympic Furniture Gemilang.

Sentra Industri Sukabumi (Sentris): Berlokasi di Cibatu, Kecamatan Cisaat, kawasan ini dikenal sebagai sentra industri logam bersejarah dan juga menampung pabrik garmen serta alat rumah sakit.

Perusahaan besar di luar kawasan khusus

Selain itu, beberapa perusahaan besar beroperasi di area lain di Kabupaten Sukabumi, antara lain:

  • PT Pratama Abadi Industri (JX): Pabrik besar yang berlokasi di Jalan Raya Sukabumi – Cianjur KM 14, Kecamatan Sukalarang, beroperasi 24 jam dan sering menyebabkan kepadatan lalu lintas saat jam-jam karyawan masuk atau pulang kerja.
  • Amerta Indah Otsuka: Pabrik produsen Pocari Sweat dan Soyjoy ini berada di Jalan Siliwangi KM 28, Kecamatan Cicurug, dan dikenal karena fasilitasnya yang bersih dan modern, serta sering menerima kunjungan industri.
  • PT Yakult Indonesia Persada: Terletak di Kawasan Industri Indolakto, Pasawahan, Kecamatan Cicurug, pabrik ini juga terkenal dengan kebersihannya dan program kunjungan pabrik yang edukatif.
  • PT Aqua Golden Mississippi: Terletak di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug.
  • Selain itu, sejumlah perusahaan garmen yang mempekerjakan ribuan buruh juga berada di Kecamatan Parungkuda.

Berita Terkait

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal
Zero waste to landfill: Dalam 10 laga Persib kelola 33,35 ton sampah di Stadion GBLA
Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak
Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten
Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan
Bye-bye seng, KDM siapkan aturan penggunaan ijuk, sirap, genteng
KDM ancam tak akan perbaiki jalan rusak jika truk ODOL masih melintas
Terungkap pemicu ledakan di kawasan IUP PT Antam UPBE Pongkor Bogor

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:30 WIB

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:00 WIB

Zero waste to landfill: Dalam 10 laga Persib kelola 33,35 ton sampah di Stadion GBLA

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:30 WIB

Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:33 WIB

Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Kamis, 19 Feb 2026 - 03:30 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131