22.8 C
Sukabumi
Selasa, April 23, 2024

Pria tewas tersambar petir saat main handphone ternyata ASN Pemkab Sukabumi

sukabumiheadline.com - Korban tewas dalam insiden tersambar...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Belasan pemotor pengguna knalpot bising diamankan Satlantas Polres Sukabumi

sukabumiheadline.com - Belasan pengendara sepeda motor yang...

Diam-diam Israel Dekati Pejabat RI, Pilpres 2024 Jadi Perhatian

InternasionalDiam-diam Israel Dekati Pejabat RI, Pilpres 2024 Jadi Perhatian

sukabumiheadline.com l Pemerintah Israel terus berusaha untuk membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia. Kekinian, kantor berita Israel Yedioth Ahronoth mengatakan Tel Aviv kembali mengadakan pembicaraan tertutup dengan Jakarta, Rabu (6/9/2023).

Berita tersebut mencatat bahwa normalisasi antara negara Indonesia dengan Negeri Yahudi itu dapat terjadi setelah pemilihan Presiden Indonesia yang akan datang.

Untuk informasi, Pilpres 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang dan kemungkinan besar hanya diikuti oleh tiga pasangan kandidat.

Mengutip seorang pejabat Israel yang tidak mau disebutkan namanya, laporan tersebut juga mengklaim bahwa Indonesia mewaspadai reaksi negatif dari masyarakat, sehingga kemungkinan besar Jakarta akan mengikuti jejak Arab Saudi, yang masih menolak normalisasi, daripada bertindak secara sepihak.

“Membujuk Indonesia untuk menormalisasi hubungan akan menjadi tantangan, mengingat pemerintahan Israel saat ini berhaluan sayap kanan,” papar pejabat itu sebagaimana dikutip Middle East Monitor.

Sejauh ini Israel dan Indonesia belum membentuk hubungan diplomatik. Hal ini didasari oleh dukungan RI kepada Palestina yang terjajah oleh Tel Aviv.

Terakhir, pembicaraan terkait keduanya terjadi pada Piala Dunia U-20 2023 yang rencananya diadakan di Indonesia, di mana Israel masuk babak penyisihan. Saat itu, Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menolak untuk menerima tim dari Israel.

Tak lama berselang, FIFA memutuskan untuk membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah. Federasi sepakbola itu kemudian menunjuk Argentina menggantikan RI sebagai tuan rumah.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer