sukabumiheadline.com – Seorang wanita berinisial DH ditemukan tewas di dalam kamar dalam kondisi memprihatinkan, tubuh terlilit karpet dan tubuhnya nyaris hanya tinggal tulang-belulang.
Dikutip dari laman resmi kepolisian, Selasa (10/3/2026), peristiwa penemuan jasad wanita berusia 56 tahun tersebut pertama kali oleh anaknya sendiri di Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (7/3/2026) lalu.
DH ditemukan di kamar anaknya berinisial L tertutup tumpukan pakaian hingga karpet. Diketahui, pada mulanya L mengajak kekasihnya berinisial R mampir ke rumah pada Februari 2026 lalu. Ajakan dilakukan L, mengingat ibunya sedang ke Sukabumi, Jawa Barat. L pun ngajak R mampir untuk membersihkan rumahnya yang berantakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, saat pertama kali L datang dan ditemani R, keadaan pintu pagar rumah yang ditinggali DH dalam keadaan terkunci gembok dari luar. Sehingga, L yang tidak memiliki kunci cadangan akhirnya memilih membongkar paksa gembok dibantu R.
Setelah dibuka, keduanya justru melihat pintu rumah tidak terkunci dan kondisi area dalam rumah berantakan, termasuk kamar L yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).
L dan R melihat tumpukan pakaian di lantai, namun pada saat itu tidak menaruh curiga apapun dikarenakan tidak mencium bau aneh. Keduanya kemudian memutuskan untuk hanya membersihkan area pekarangan rumah.
Lalu, pada Jumat (6/3/2026) sekira pukul 23.00 WIB, mereka kembali mampir untuk membersihkan area dapur, ruang tengah, dan kamar-kamar. Bahkan, karena mengira sang ibu sedang ke Sukabumi, usai bersih-bersih L dan R memutuskan bermalam di ruang tengah.
Pada Sabtu pagi, R hendak mengangkut tumpukan pakaian di lantai ke dalam kantong plastik, yang dilihatnya pada Februari 2026 lalu.
Namun, ia kaget karena menemukan jasad sang ibu tergeletak di lantai dengan tubuh tertutup pakaian dan karpet. Mirisnya, R sempat melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering.
R pun langsung menghubungi pengurus lingkungan dan Polsek Cinere untuk tindak lebih lanjut.
Sejauh ini, korban tinggal bersama suami siri dan memiliki riwayat adu argumen dalam rumah tangganya. Namun, suami siri belum diketahui lagi kabarnya. Lalu, ditemukan taburan bubuk kopi yang berada di dekat jenazah korban.
Belakang diketahui, ponsel, sepeda motor dan STNK milik DH juga hilang dari rumah tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melakukan otopsi di RS Kramat Jati.
“Terdapat barang milik korban yang hilang berupa satu unit sepeda motor Suzuki Adres, kunci dan STNK, dan satu unit ponsel korban,” kata Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh, Senin (9/3/2026).









