30.9 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Usaha haram jual 15 ribu butir obat saat Ramadhan, pemuda Tipar Sukabumi Lebaran di tahanan

sukabumiheadline.com - Seorang pemuda diamankan polisi karena...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Motor Matic Retro Penjegal Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo, Harga Rp17 Juta

sukabumiheadline.com - Kehadiran motor Jialing Bugatti 125,...

Gen Z dan Milenial Kesulitan Bayar, Ini Daftar 5+5 Pinjol dengan Kredit Macet Tinggi

EkonomiGen Z dan Milenial Kesulitan Bayar, Ini Daftar 5+5 Pinjol dengan Kredit Macet Tinggi

sukabumiheadline.com l Kredit macet pinjol atau pinjaman online masih mengalami peningkatan hingga Juli 2023. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (1/9/2023), tingkat kredit macet pinjol atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) naik dari 3,29 persen pada Juni 2023 menjadi 3,47 persen pada Juli tahun yang sama.

Data Statistik P2P Lending OJK edisi Juli 2023 juga menunjukkan kredit macet lebih dari 90 hari melonjak 59,42 persen secara tahunan (yoy) dari Rp1,22 triliun (Juli 2022) menjadi Rp1,94 triliun (Juli 2023).

Dengan demikian, dalam periode setahun kredit macet pinjol naik Rp720 miliar.

Data tersebut mengungkap bahwa debitur berusia 19 hingga 34 tahun masih menjadi pelaku utama kredit macet pinjol dengan nilai Rp782,16 miliar atau naik 2,23 persen yoy dari Rp765,11 miliar.

Secara keseluruhan, kredit macet di atas 90 hari didominasi oleh kalangan perseorangan yang mencapai Rp1,51 triliun. OJK mencatat terdapat 23 penyelenggara yang memiliki TWP90 lebih dari 5 persen per Juli 2023.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan regulator terus memantau 23 penyelenggara tersebut.

Apabila kondisinya lebih buruk, dia menambahkan regulator akan melalukan tindakan pengawasan lanjutan. OJK pun mengancam akan mengenakan sanksi sesuai dengan pelanggaran dan mengacu pada ketentuan dimaksud.

“Tindakan supervisory action dilakukan oleh OJK dalam rangka mitigasi,” katanya.

Adapun, tingkat wanprestasi 90 hari atau TWP90 dari 102 penyelenggara P2P lending dari website masing-masing. Meskipun tidak semua perusahaan melakukan pembaruan data kredit macet, sebagaimana yang dipersyaratkan oleh OJK.

Berdasarkan kunjungan situs masing-masing penyelenggara P2P lending, terpantau 12 P2P lending dengan TWP90 di atas 5 persen. Sedangkan, dua perusahaan tidak dapat diakses website-nya.

Berikut daftar 10 pinjol dengan tingkat kredit macet tinggi atau TWP90 di atas 5 persen:

  1. KoinP2P TKB90: 91 persen TWP90: 9 persen
  2. Pinjam Modal TKB90: 94,69 persen TWP90: 5,31 persen
  3. Cashcepat TKB90: 94,94persen TWP90: 5,06 persen
  4. Pinjam Gampang TKB90: 23 persen TWP90: 77 persen
  5. Pintek TKB90: 87,04 persen TWP: 12,96 persen
  6. TrustIQ TKB90: 66,88 persen TWP: 33,12 persen
  7. Modal Nasional TKB90: 93,66 persen TWP: 6,34 persen
  8. TaniFund TKB90 : 36,07 persen TWP90: 63,93 persen
  9. Indofund.id TKB90 : 94,84 persen TWP90: 5,16 persen
  10. iGrow TKB90 : 53,44 persen TWP90: 46,56 persen

Selain itu, ada Indosaku dengan TKB90 86,94 persen dan TWP90 12,06 persen. Lalu, Jembatan Emas dengan TKB90 90,5 persen dan TWP90 9,5 persen. Kemudian, Findaya dengan TKB90 93,36 persen dan TWP90.6,64 persen.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer