SUKABUMIHEADLINES.com l Ada sejumlah hadist yang menjelaskan tentang bulan Ramadan. Hadits tentang Ramadhan ini dianjurkan untuk dibaca agar seseorang bisa memahami berkah yang akan diperoleh dari pelaksanaan ibadah puasa.
Hadits tentang Ramadan banyak memuat perihal keutamaan, berkah, peringatan, serta hal yang istimewa terkait bulan puasa. Simak kumpulan hadits tentang bulan Ramadan dan ibadah puasa di bawah ini.
Hadits tentang Puasa Itu Sehat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikutip dari buku Fikih Ibadah: Panduan Lengkap Beribadah Sesuai Sunnah Rasul karya Hasan Ayyub, anjuran tersebut telah disebutkan dalam salah satu hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Thabrani, yakni:
اغْزُوا تَغْنَمُوا، وَصُومُوا تَصِحُّوا، وَسَافِرُوا تَسْتَغْنُوا
Artinya:
“Berperanglah niscaya kalian akan mendapatkan harta rampasan, berpuasalah maka kalian akan sehat, dan bersafarlah maka kalian akan kaya” (H.R Thabrani)
Hadits Puasa Adalah Perisai
Sejumlah hadits menyebutkan Rasulullah pernah beberapa kali mengatakan bahwa puasa adalah perisai atau tameng dari segala keburukan yang akan menimpa umat Islam.
Pada beberapa hadits tersebut, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa puasa dapat melindungi diri dari berbagai macam ancaman. Berikut kumpulan hadits yang menyatakan bahwa puasa adalah perisai.
1. Hadis Puasa adalah Perisai dari Api Neraka
Puasa dapat menjaga dan melindungi diri dari api neraka. Berikut hadits yang menjelaskan tentang hal ini:
قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Artinya:
“Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman, Puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya” (H.R. Ahmad).
Hadits lain juga menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda tentang puasa adalah perisai dari siksa neraka. Berikut adalah hadisnya:
إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ
Artinya:
”Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad)
2. Hadits Puasa Adalah Perisai dari Perbuatan Tercela
Selain menjaga diri dari api neraka, puasa juga dapat melindungi diri agar tidak melakukan perbuatan tercela. Hal ini telah disebutkan Nabi Muhammad SAW dalam hadits berikut ini:
وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ
Artinya:
“Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah, ‘Aku sedang berpuasa” (H.R. Bukhari dan Muslim).
3. Hadis Puasa Adalah Perisai dari Berbagai Musibah
Puasa merupakan ibadah yang dapat membuat seseorang terlindungi dari berbagai macam musibah. Berikut hadits yang menjelaskan hal ini:
إن الصيام جنة من النار ومن بوائق الدهر
Artinya:
“Sesungguhnya puasa adalah perisai dari ap neraka, dan perisai dari musibah dan bencana zaman.” (H.R Ibnu Najjar)
Hadits tentang Bergembira Menyambut Ramadhan
Mengutip sari buku Wasiat Fundamental Allah dan Rasul-Nya karya Triyoga AK Al-Jibran, umat Islam dianjurkan untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kegembiraan.
Allah SWT menjanjikan seseorang yang menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan bisa terhindar dari siksaan api neraka. Hal tersebut disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad yang berbunyi:
ﻓَﺮِﺡَ ﺑِﺪُﺧُﻮﻝِ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺣَﺮَّﻡَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺟَﺴَﺪَﻩُ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﻨِّﻴْﺮَﺍﻥِ
Artinya:
“Barang siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka“. (Diriwayatkan dalam kitab Durrat Durrat An-Nasihin).
Hadits tentang Pintu Surga Dibuka dan Pintu Neraka Dikunci Saat Ramadan
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Rasulullah SAW pernah bersabda jika pada bulan Ramadan, pintu surga akan dibuka dan pintu neraka akan terbuka.
Tak hanya itu, dalam hadits tersebut juga menyebutkan bahwa setan-setan akan diikat selama bulan puasa. Hadis tersebut berbunyi:
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ
Artinya:
“Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.” (HR Ahmad).
Hadits tentang Keutamaan Puasa Ramadhan
Ada sejumlah hadis yang menyebutkan tentang keutamaan dari pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Berikut beberapa hadits yang menjelaskan keutamaan puasa Ramadan.
1. Hadits Puasa Ramadan dapat Melipatgandakan Pahala
Salah satu keutamaan berpuasa di bulan suci Ramadan adalah pahala dapat dilipatgandakan. Berikut hadits yang menjelaskan tentang hal ini:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ
Artinya:
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya” (HR Muslim)
2. Hadits Puasa Ramadan dapat Menaikkan Derajat
Berpuasa di bulan Ramadan juga dapat meninggikan derajat seorang hamba. Dalam salah satu hadits menyebutkan bahwa Allah SWT akan memerdekakan hamba-Nya pada setiap malam Ramadan. Hadits tersebut adalah:
وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
Artinya:
“Allah memiliki hamba-hamba yang dimerdekakan dari neraka. Demikian itu pada setiap malam (Ramadan).” (HR. Tirmidzi)
3. Hadits Puasa Ramadan dapat Mengontrol Nafsu
Keutamaan dari ibadah puasa di bulan Ramadan adalah dapat mengontrol syahwat dan nafsu. Hal ini telah disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang berbunyi:
يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
Artinya:
“Wahai para pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya menikah lebih bisa menundukkan pandangan dan lebih mudah menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, sesungguhnya puasa itu adalah penekan syahwatnya” (HR Imam Ahmad dan Imam al-Bukhari).
Itulah kumpulan hadits tentang Ramadan dan ibadah puasa Ramadan. Semoga dengan membaca hadits-hadits tersebut dapat menambah semangat dalam melaksanakan ibadah puasa.