Dedi Mulyadi jengkel lihat kondisi Pantai Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain Alun-alun Laut Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Desain Alun-alun Laut Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Kondisi Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jengkel hingga menginstruksikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar untuk turun tangan membenahinya.

Instruksi tersebut dikeluarkan setelah Dedi Mulyadi ketika melihat sejumlah masalah, mulai dari sampah yang berserakan hingga kemacetan menuju lokasi wisata tersebut

Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyebut perlunya penataan serius di kawasan Pantai Pelabuhan Ratu. Terlebih, Kabupaten Sukabumi menyimpan potensi tinggi di bidang pariwisata.

“Yang pertama, daerah garis pantai tertutupi oleh berbagai bangunan dengan tata kelola yang sangat memprihatinkan, sampah-sampah bertebaran di mana-mana, dan tidak terkelola dengan baik,” ujar Dedi, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (5/8/2025).

Ia juga menyoroti bau menyengat atau tidak sedap di area tempat pelelangan ikan. Kemudian, akses menuju lokasi wisata pun dinilai bermasalah.

“Kita menuju obyek wisata harus bertarung dengan truk-truk pengangkut bahan material tambang yang besar-besar dan kita juga mengalami kecemasan sebenarnya. Takut truknya tidak kuat menanjak, mundur lagi,” kata Dedi.

Baca Juga :  5 soal bikin wisatawan luar daerah jengkel ketika berkunjung ke Sukabumi
Dedi Mulyadi turun tangan, janji jalan di Sukabumi leucir dalam 3 tahun bikin Asep Japar bahagia - Istimewa
Bupati Sukabumi Asep Japar dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi – Ist

Menanggapi hal itu, Kepala DKP Jabar Rinny Cempaka mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas kebersihan ke kawasan Pantai Palabuhanratu.

“Tenaga kebersihannya gabungan dari provinsi dan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya saat dihubungi awak media, Senin (4/8/2025).

Ia menambahkan, DKP Jabar siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam upaya penataan kawasan tersebut. Selain itu, DKP juga memberikan dukungan berupa sarana pengangkutan sampah di area pantai yang berada di ujung Kabupaten Sukabumi.

“Provinsi lebih membantu para proses pengangkutan sampahnya,” kata Rinny.

Berita Terkait

Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel
Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang
Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar
Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari
Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar
Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba
Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:33 WIB

Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel

Senin, 19 Januari 2026 - 13:37 WIB

Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:02 WIB

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:25 WIB

Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:39 WIB

Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Berita Terbaru