30.9 C
Sukabumi
Senin, April 22, 2024

Usaha haram jual 15 ribu butir obat saat Ramadhan, pemuda Tipar Sukabumi Lebaran di tahanan

sukabumiheadline.com - Seorang pemuda diamankan polisi karena...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Motor Matic Retro Penjegal Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo, Harga Rp17 Juta

sukabumiheadline.com - Kehadiran motor Jialing Bugatti 125,...

Hari Jadi Ditetapkan 5 Januari 1919, Ini Penampakan Logo Persib Waktu Pertama Kali Didirikan

OlahragaHari Jadi Ditetapkan 5 Januari 1919, Ini Penampakan Logo Persib Waktu Pertama Kali Didirikan

sukabumiheadline.com l Bobotoh kini harus terbiasa memperingati Hari Jadi Persib setiap 5 Januari. Jika selama ini Hari Persib selalu diperingati setiap 14 Maret (1933), mulai 2024, manajemen Maung Bandung sudah menetapkan Hari Jadi Persib resmi menjadi 5 Januari 1919.

Pengumuman perubahan Hari Jadi Persib disampaikan langsung oleh CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn T. Sugita, di Graha Persib, pada Ahad, 17 Desember 2023.

Glenn menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Peneliti Hari Jadi Persib atas kerja kerasnya melakukan riset untuk menjawab kegelisahan dan keraguan publik terkait hari jadi Persib.

“Setelah hasil riset ini ditetapkan, mulai tahun depan, Persib akan memperingati hari jadinya setiap tanggal 5 Januari,” ujar Glenn.

Tanggal 5 Januari 1919 merupakan satu dari lima usulan tanggal yang diberikan Tim Peneliti Hari Jadi Persib, yang diketuai Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad), Prof. Kunto Sofianto, Ph.D

Penelitian tentang Hari Jadi Persib dilakukan oleh Prof. Kunto bersama tim yang beranggotakan Dr. Miftahul Falah M.Hum, Budi Gustaman Sunarya, M.A, Iqbal Reza Satria, S.H., M.I.P. dan Muhammad Ridha Taufiq Rahman, S.IP., MA. Tim bekerja dengan melakukan riset sejarah yang merujuk pada sumber primer dan sumber sezaman.

Prof. Kunto juga menjelaskan, di antara lima titimangsa yang ditemukan oleh tim peneliti, tanggal 5 Januari 1919 merupakan hasil interpretasi yang paling logis karena didukung oleh fakta sejarah yang kuat (primer).

“Setelah melewati langkah-langkah ilmiah yang lumayan panjang, termasuk uji publik melalui Focus Group Discussion (FGD) secara terbuka, kami berkeyakinan untuk menyimpulkan bahwa tanggal 5 Januari 1919 bisa dijadikan sebagai hari jadi Persib,” ujar Prof. Kunto.

Dasar penetapan 5 Januari 1919 sebagai hari jadi Persib adalah adanya momen kesepakatan dalam vergadering (rapat) 13 klub pribumi seperti KBS, BB (Bintang Bandoeng), STER (Steeds trappen en rennen), Diana (Doe is alles niet achteruit), Zwaluw, BIVC, BVC, KVC, VVC, Visser, NVC, Brom dan Pasar Ketjil untuk mendirikan sebuah bond atau perserikatan bernama Bandoengsch Inlansch Voetbal Bond (BIVB). Fakta tersebut ditemukan dalam pemberitaan surat kabar Kaoem Moeda edisi 7 Januari 1919.

Tanggal tersebut merupakan kali pertama penyebutan suatu bond atau perserikatan sepakbola bumiputera di Bandung dengan nama BIVB. Sebelum tanggal itu, tidak ditemukan adanya bond atau perserikatan sepakbola bumiputera serupa di Bandung.

Untuk itu, dilakukan interpretasi verbal terhadap berita “Kaoem Moeda”, 7 Januari 1919 dan berita yang terbit sebelum tanggal itu dan hasilnya, vergadering itu dilaksanakan pada 5 Januari 1919.

Pada Kaoem Moeda edisi 30 Desember 1918 (terbit sekitar seminggu sebelum vergadering), disebutkan pula bahwa telah dijadwalkan pada 1 Januari, 5 Januari, dan 12 Januari 1919 pertandingan antar klub.

Jadi, bisa dipastikan bahwa acara vergadering BIVB terjadi pada hari Minggu 5 Januari 1919 dengan diadakannya pertandingan luar biasa antara klub K.V.C melawan Zwaluw. 

Selain itu, Tim Peneliti dari Unpad menemukan sejumlah fakta menarik terkait sejarah Persib Bandung, termasuk logo dan warna jersey tim pada zaman dahulu.

Dalam risetnya menemukan fakta bahwa Persib sempat menggunakan jersey berwarna merah dan hitam.

Terkait logo, Kunto Sofianto mengatakan, Persib sebelum tahun 1950-an tidak menggunakan logo yang spesifik. Tim peneliti menemukan fakta logo Persib hingga tahun 1957 pun kemungkinan belum memakai logo yang digunakan saat ini, karena masih ada pengaruh dari klub Eropa.

“Sebetulnya sudah, cuman sekarang sedang disusun. Nanti ada histografis secara umum, ini kan baru hari jadi Persib dan logo dan jersey, kami juga sekarang 3-4 bulan ke depan akan menerbitkan sebuah buku yang lengkap dari lahir sampai kontemporer,” kata Kunto.

“Seperti yang saya katakan tadi, zaman-zaman awal itu tidak pakai logo, Belanda juga tidak pakai logo, tahun 1957 baru, saya kira itu pengaruh dari global klub klub Eropa, kalau dulu gak ada, sederhana saja,” ujarnya.

Untuk informasi, logo Persib saat itu dipengaruhi oleh trend logo klub sepak bola di Eropa, yakni berupa gambar singa yang tengah berdiri dan hendak menerkam mangsanya.

Logo Persib saat pertama kali didirikan. l Istimewa

Namun demikian, berbeda dengan Hari Jadi Persib yang sudah dipastikan berubah, belum ada kepastian terkait perubahan logo.

Hal itu karena sebagai salah satu dari tujuh klub pendiri Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), terdapat larangan mengganti logo, nama, serta domisili klub.

Untuk informasi, ketujuh klub pendiri PSSI, adalah Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persis Solo, PSIM, PSM Madiun, dan PPSM Magelang.

Larangan ini adalah bentuk penghargaan kepada ketujuh klub tersebut yang merupakan klub-klub pendiri PSSI. Hal ini tertuang dalam Statuta PSSI Pasal 17 poin G, yang berbunyi:

“Sebagai penghargaan kepada 7 (tujuh) Klub Pendiri PSSI, yaitu PSIM Jogjakarta, Persis Solo, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSM Madiun, dan PPSM Magelang, maka ketujuh Klub tersebut wajib melindungi seluruh aset sepak bola mereka termasuk nama, logo, domisili dan warisan sepak bola lainnya di setiap waktu, dan tidak melakukan perubahan (pengurangan atau penambahan) hal-hal tersebut dengan alasan apapun di kemudian hari.”

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer