Hati-hati, Jembatan Cigadung Sukabumi Nyaris Ambruk

- Redaksi

Kamis, 3 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan Cigadung, di Kampung/ Desa/Kecamatan Bantargadung, Kebupaten Sukabumi rusak. l Istimewa

Kondisi jembatan Cigadung, di Kampung/ Desa/Kecamatan Bantargadung, Kebupaten Sukabumi rusak. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – l BANTARGADUNG – Miris, sebuah jembatan di Kampung/ Desa/Kecamatan Bantargadung, Kebupaten Sukabumi, Jawa barat rusak dan nyaris ambruk.

Informasi diperoleh, rusaknya jembatan beralaskan bambu dengan kontruksi besi dan beton ini akibat bagian pondasi bergerser setelah diterjang derasnya air sungai Cigadung pada Selasa (2/3/2022) kemarin, sekira pukul 17.00 WIB.

Kepala Desa Bantargadung Edeh Kurniasih, mengungkapkan, kejadian rusaknya Jembatan Cigadung tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya akses jalan warga terganggu dengan rusaknya jembatan tersebut, meskipun saat ini masih bisa dilalui pejalan kaki namun harus berhati hati dan waspada.

iii
Kondisi jembatan Cigadung, di Kampung/ Desa/Kecamatan Bantargadung, Kebupaten Sukabumi rusak. l Istimewa

“Akses jalan terganggu, bisa dilewati tapi harus hati hati, soalnya bahaya sewaktu-waktu pondasi hancur jembatan juga ikut ambruk,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com, Kamis (3/3/2022).

Dijelaskan Edeh, akses jembatan Cigadung sangat vital bagi pergerakan perekonomian masyarakat Kampung Bantargadung, Kubang, Pameungpeuk, Lewipari  Cumanggala, Desa Bantargadung.

“Ini sangat vital, kalau ini rusak masyarakat harus memutar jauh untuk sampai ke kampung sebelah,” jelasnya.

“Ini kalau gak salah jembatan diperbaiki tahun 2020 dengan pemasangan bronjong pada bagian pondasi. Sekarang bronjongnya rusak lagi,” sambungnya.

Masih kata Edeh, saat ini kondisi jembatan Cigadung pasca diterjang derasnya air sungai, miring dan nyaris roboh, sehingga perlu adanya perbaikan.

“Sangat perlu perbaikan, kalau dibiarkan lama ini bisa hancur jembatannya karena air sungai masih besar,” bebernya.

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah lebih tinggi untuk perbaikan jembataan ini,” imbuhnya.

Sementara itu Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung Sihabudin mengungkapkan, berdasarkan hasil pantauan di lapangan kondisi jembatan diakuinya sangat mengkhawatirkan dan mendesak untuk dilakukan perbaikan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan unsur lainnya agar segera dapat penanganan,” singkatnya.

Berita Terkait

Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga
Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa
Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga
Polres Sukabumi ungkap dugaan penipuan Rp2 miliar didirikan dapur MBG
Lansia biadab hamili gadis di bawah umur di Sukabumi
Dirugikan secara materi, warga protes Jalan Kabupaten Sukabumi hancur di Nyalindung
Teganya si Robi, pria asal Sukabumi mau tagih utang malah dicuri motornya
Ini jumlah ASN Kota Sukabumi 2026 menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:23 WIB

Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga

Senin, 20 April 2026 - 16:32 WIB

Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa

Minggu, 19 April 2026 - 17:23 WIB

Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga

Sabtu, 18 April 2026 - 23:59 WIB

Polres Sukabumi ungkap dugaan penipuan Rp2 miliar didirikan dapur MBG

Jumat, 17 April 2026 - 18:35 WIB

Lansia biadab hamili gadis di bawah umur di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi Jahe - sukabumiheadline.com

UMKM

28 kecamatan penghasil jahe di Sukabumi, 1,4 juta kg!

Kamis, 23 Apr 2026 - 02:03 WIB

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Musik

Prabowo mau perbanyak konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:50 WIB

Sains

Mengungkap alasan dipilihnya Hari Bumi 22 April

Rabu, 22 Apr 2026 - 22:49 WIB