sukabumiheadline.com – Tidak banyak yang tahu kepanjangan dari BMX. BMX adalah salah satu jenis sepeda yang merupakan kependekan dari Bicycle Motocross, pertama kali dimulai pada akhir 1960-an di California, AS, sewaktu awal olah raga motorcross mulai populer.
Sejalan perkembangan zaman, olah raga balapan motocross mengalami modifikasi dengan lahirnya BMX. Pada awalnya sepeda BMX ditujukan untuk balapan, disamakan dengan tren motocross pada saat itu. Namun, sepeda BMX mengalami perkembangan dengan banyaknya genre yang dimainkan, khususnya freestyle dan supercross.
Di Indonesia sendiri BMX menjadi olahraga yang populer dan berkembang pesat di kota-kota besar dengan banyaknya komunitas. Bahkan, pada perhelatan Olimpiade, Indonesia mampu mengirim atlet untuk bertanding.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anak-anak muda Sukabumi, dengan segala kreativitasnya, meleburkan diri dalam komunitas Sukabumi BMX. Bagaimana kiprah mereka di Sukabumi? Berikut ceritanya!
Komunitas ini memang berawal dari adanya kesamaan genre sepeda BMX. Berawal dari tahun 2014, mereka yang menyukai sepeda BMX di Sukabumi kerap kali bertemu dan berlatih bersama.
“Awalnya melihat antusiasme anak-anak remaja pencinta sepeda BMX. Pada saat itu, saya dan rekan saya saat itu melihat antusiasme yang bagus, akhirnya kita berunding untuk membentuk satu komunitas, maka dibentuklah Komunitas Sukabumi BMX. Tujuan dibentuknya komunitas ini cukup sederhana, yakni agar teman-teman penyuka sepeda BMX lebih solid dan ada wadah untuk saling sharing,” ungkap Ketua Sukabumi BMX Salman Hakim (21) kepada sukabumiheadline.com. Ahad (12/12/2021).

Perkembangan komunitas Sukabumi BMX terbilang cukup baik, hal itu bisa dilihat dari jumlah anggota yang saat ini bergabung, yaitu sekira 50 orang. Jumlah tersebut, tambah Salman, setiap tahunnya selalu bertambah.
Adapun, kegiatan yang dilakukan komunitas Sukabumi BMX itu berkumpul secara rutin setiap hari Jumat dan Ahad, ketika Car Free Day (CFD), dan juga di salah satu tempat untuk berlatih skill masing-masing anggota, di The Emerald Residence, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
“Alhamdulillah untuk anggota sekarang ada 50 orang dan terus bertambah setiap tahunnya. Untuk kegiatan kita rutinkan setiap hari Jumat dan Ahad. Kalau Ahad kita biasanya di CFD Dago. Nah, kalau untuk latihannya sendiri kita lakukan di CBS BMX Park di The Emerald Residence karena di sana memang ada fasilitasnya untuk latihan, selain itu kalau ada event di luar kota kita selalu ikut serta,” paparnya.
Salman menambahkan, keunikan di dalam komunitasnya merupakan daya tarik tersendiri agar mudah dikenal dan diingat banyak orang. “Di Sukabumi BMX, keunikannya bisa dilihat sendiri dari tidak adanya batasan umur untuk menyukai hobi ini dan mengetes mental dan nyali pada setiap anggotanya agar memberanikan diri dalam menekuni olah raga ekstrem ini”.
Warga Sukabumi yang merasa dirinya memiliki hobi atau merasa tertantang mengasah keahlian dalam olah raga ekstrem ini, atau ingin bergabung dengan Komunitas Sukabumi BMX, persiapkan diri dan persyaratannya.
“Syaratnya tidak harus memiliki sepeda BMX, tapi harus ada niat dan tekad ingin mengikuti komunitas ini dengan serius dan tidak hanya numpang nama saja,” pungkasnya.