Ini lho film Indonesia paling banyak ditonton sepanjang masa, KKN di Desa Penari lewat

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster film animasi Jumbo - Istimewa

Poster film animasi Jumbo - Istimewa

sukabumiheadline.com – Jumbo akhirnya resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa terhitung sejak Ahad (1/6/2025). Capaian itu menjadikan Jumbo sukses mencatatkan sejarah baru dalam industri perfilman Indonesia.

Film debut Ryan Adriandhy, sang sutradara, dan diproduksi Visinema itu berhasil menggeser posisi KKN di Desa Penari.

Hingga 63 hari tayang di bioskop, jumlah penonton Jumbo melampaui angka 10.061.033 yang ditorehkan oleh KKN di Desa Penari. Namun, Jumbo hingga kini masih tayang di sejumlah bioskop, sehingga potensial jumlah penonton akan terus bertambah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumbo telah menjadi film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa,” dikutip sukabumiheadline.com dari akun Instagram Visinema.

Baca Juga :  5+5 film Indonesia paling banyak ditonton 2025, genre horor mendominasi

Namun, diakui Visinema, jumlah pasti total penonton film ini hari ini belum dipublikasikan atau masih dalam perhitungan. Jumbo terus melaju kencang meski diadang banyak film-film baru dari dalam maupun luar negeri.

Film animasi Indonesia ini untuk pengisi suarasejumlah pesohor Tanah Air, di antaranya adalah Prince Poetiray, Quinn Salman, Yusuf Ozkan, Graciella Abigail, Ratna Riantiarno, Ariel NOAH, Bunga Citra Lestari, Cinta Laura Kiehl, Ariyo Wahab, Angga Yunanda, Kiki Narendra, dan masih banyak lainnya.

Jumbo bercerita tentang Don, seorang anak berusia 10 tahun dengan tubuh besar. Teman-temannya sering mengejeknya dengan sebutan Jumbo.

Baca Juga :  Temani libur Lebaran, warga Sukabumi wajib nonton 5 film Indonesia ini

Untuk membuktikan dirinya, Don berencana mengikuti pertunjukan bakat di sekolah dengan menampilkan drama panggung yang terinspirasi dari buku dongeng peninggalan orang tuanya.

Namun, rencananya terganggu ketika buku tersebut dicuri oleh seorang anak nakal bernama Atta. Dalam upayanya mendapatkan kembali buku tersebut, Don bertemu dengan Meri, arwah seorang gadis kecil yang terpisah dari orang tuanya karena makamnya dirusak.

Meri meminta bantuan Don untuk bersatu kembali dengan orang tuanya.

Bersama dua sahabatnya, Mae dan Nurman, Don memulai petualangan penuh tantangan yang menguji keberanian dan persahabatan mereka.

Berita Terkait

Profil dan kesan Angling Sagaran syuting di Sukabumi, ingin Sunda Emperor ditonton se-Indonesia
Sunda Emperor segera tayang di bioskop, dibintangi Laura Moane syuting di Sukabumi
Sunda Island Pit Viper, si Gary De’Snake dalam Zootopia 2 produksi Walt Disney
Sinopsis Titip Bunda di Surga-Mu, drama keluarga dibintangi artis senior tayang bulan depan
Sinopsis Tropic of Emerald syuting di Sukabumi, film Belanda dibintangi Esmée de la Bretonière
Daftar film Indonesia 2026 bertema anak dan sinopsis, tayang di bioskop temani Idul Fitri
5+3 film tentang wanita 2026 internasional & nasional dan alasan di baliknya
5+5 film Indonesia paling banyak ditonton 2025, genre horor mendominasi

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:31 WIB

Profil dan kesan Angling Sagaran syuting di Sukabumi, ingin Sunda Emperor ditonton se-Indonesia

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:31 WIB

Sunda Emperor segera tayang di bioskop, dibintangi Laura Moane syuting di Sukabumi

Selasa, 20 Januari 2026 - 01:51 WIB

Sunda Island Pit Viper, si Gary De’Snake dalam Zootopia 2 produksi Walt Disney

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:30 WIB

Sinopsis Titip Bunda di Surga-Mu, drama keluarga dibintangi artis senior tayang bulan depan

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:35 WIB

Sinopsis Tropic of Emerald syuting di Sukabumi, film Belanda dibintangi Esmée de la Bretonière

Berita Terbaru

Internasional

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Jumat, 6 Feb 2026 - 09:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131