sukabumiheadline.com – Setelah sukses dengan Jampang Creative Camp sebelumnya, Pakidoelan Lab yang berada dalam naungan Yayasan Sri Manggala Nusantara, kembali hadir dengan Jampang Creative Camp 2 atau JCC 2. Baca selengkapnya: Jampang Creative Camp, kemah edutainment dan kegelisahan generasi muda Sukabumi selatan
JCC edisi kedua ini bakal digelar pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026 di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di kawasan Pantai Minajaya, Sukabumi Selatan, dengan mengusung tema “Kutamara nu jadi Mahkota, Laut kidul kudu jadi harta”.
Menurut Program Director Jampang Creative Camp 2, S. Sophiyah K, program tersebut menjadi ruang pertemuan antara kesadaran biodiversitas, praktik seni, dan peluang ekonomi kreatif berbasis lingkungan bagi generasi muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui tema tersebut, JCC mengajak publik melihat kembali Pantai Minajaya—yang dahulu bernama Kutamara—sebagai kawasan geologi purba yang menyimpan “harta” ilmu pengetahuan di tengah potensi ancaman perubahan iklim dan alih fungsi lahan,” kata Sophiyah dalam rilis diterima sukabumiheadline.com, Kamis (22/1/2026).
Ditambahkan Sophiyah, JCC 2 bukan sekadar perkemahan biasa, kekhasan JCC terletak pada inkubasi ide kreatif.
“Peserta tidak hanya belajar secara teori, tetapi diberi panggung khusus untuk mempresentasikan gagasan mereka dalam berbagai bentuk, baik seni maupun model bisnis kreatif,” jelas dia.
Uji gagasan di hadapan profesional
JCC ide bakal diisi dengan presentasi ide para peserta yang akan ditonton dan ditanggapi langsung oleh para praktisi seni budaya serta profesional di bidangnya.
“Lebih jauh lagi, JCC berkomitmen pada keberlanjutan ide tersebut. Peserta yang terpilih akan diberi kesempatan untuk melanjutkan dan mengembangkan produksi karyanya pasca-kegiatan, menjadikannya peluang nyata bagi ekonomi kreatif,” yakin Sophiyah.
Kolaborasi seni kontemporer dan teknologi
Masih menurut Sophiyah, daya tarik utama JCC 2 tahun ini adalah pertunjukan hasil kolaborasi melalui Program Inovasi Seni Nusantara LPPM MNP.
“Penonton akan disuguhi karya tari kontemporer hasil workshop bersama koreografer Arbi Nuralamsyah yang dipadukan dengan teknologi projection mapping animasi dan instrumen bunyi dari Sayang Iwung dan Karinding Awi Buhun,” paparnya.
“Karya ini merepresentasikan ketegangan antara kewaspadaan dan harapan manusia dalam mencari keseimbangan baru di tengah ancaman lingkungan,” pungkas Sophiyah.
Rangkaian program JCC 2
Untuk informasi, JCC 2 garapan Program Director S. Sophiyah K, Program Manager Panji Wiguna, Public Relation Manager Muhammad Ramdani Abdul Sukur, Media dan Publikasi Zaenal Husni, dan Konsultan Program M. Solehudin dan Apuh Pribadi, ini menyajikan program:
- Talk Show Kebudayaan: Membedah sejarah lingkungan geologi purba di Pantai Minajaya bersama Prof.Teguh dari Badan Pengelola Geopark Ciletuh.
- Workshop Kreatif: Lokakarya penciptaan karya dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan bersama Binus University Jakarta, Multimedia Nusantara Politeknik (MNP) Tangerang
- Presentasi Ide: Ruang presentasi gagasan di hadapan praktisi seni dan profesional dengan Mentor Anzar Mustikowati (Pembaca Puisi, Pelatih akting/Jakarta)
- Penganugerahan Tokoh Budaya, Pertunjukan dan Pemutaran Film: Apresiasi budaya lokal Pajampangan.
Informasi pendaftaran
Sophiyah menambahkan, panitia mengundang seluruh pemuda, praktisi kreatif, dan masyarakat umum untuk bergabung dalam pengalaman edukatif ini:
- Tanggal: 31 Januari – 1 Februari 2026
- Lokasi: Pantai Minajaya, Sukabumi Selatan
- Link Pendaftaran: bit.ly/JampangCreativeCamp2026
- Informasi Lebih Lanjut: +62 858-7208-4480 (M. Ramdani)
- Kontak Media: Instagram @senipakidoelan email: [email protected]
“Mari belajar, berkarya dan bersenang-senang dalam keajaiban alam. Kutamara nu jadi mahkota, laut kidul purba nu jadi harta.”









