Prabowo bentuk Satgas Percepatan Konversi Motor Listrik, warga Sukabumi: Asal gratis

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mempercepat konversi motor listrik dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Kamis (5/3/2026).

Hal ini diungkapkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, rapat terbatas digelar membahas implementasi energi bersih dan terbarukan. Menurutnya, pembahasan itu berkaitan pembangunan 100 Gigawatt PLTS dan percepatan pemberian konversi mesin motor listrik untuk 120 juta motor konvensional.

Diungkap Bahlil, Prabowo berkeinginan untuk implementasi program konversi motor konvensional ke motor listrik dalam waktu dekat. Untuk itu dia mengatakan presiden membentuk satuan tugas khusus untuk melakukan percepatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu bapak presiden membentuk tim Satgas untuk bisa melakukan percepatan ini, dan tadi kami diberikan tugas oleh bapak presiden sebagai Ketua Satgas dalam menjalankan dan menerjemahkan secara cepat,” kata Bahlil.

Alva Cervo dikategorikan sebagai motor listrik mid-drive. l Istimewa
Alva Cervo dikategorikan sebagai motor listrik mid-drive – Alva

Bahlil menjelaskan bahwa upaya ini akan dilakukan untuk percepatan transisi energi. Selain itu juga bisa mengurangi subsidi dengan konversi dari PLTD menjadi PLTS.

“Itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita, dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pembagian motor dan mobil listrik,” tutur Bahlil.

Untuk informasi, rapat juga dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Brian Yuliarto, dan Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit P. Santosa.

Asal gratis dan libatkan bengkel lokal

Suzuki e-Access - Suzuki
Motor listrik Suzuki e-Access – Suzuki

Sementara itu, warga Sukabumi mengaku mendukung konversi program motor konvensional ke listrik. Namun, ia berharap program tersebut tidak dipungut biaya.

“Ya mendukung aja sih. Nolak juga gak bisa, kan. Tetapi yang penting harus gratis lah,” kata Dindin Muhidin (59) kepada sukabumiheadline.com, Jumat (6/2/2026).

Namun, Dindin meragukan program tersebut bakal berjalan lancar. Hal itu karena motor listrik tergolong sesuatu yang baru di Indonesia, terutama di Sukabumi. Ia meragukan kesiapan skill bengkel-bengkel yang ada karena motor listrik memiliki teknologi yang relatif berbeda dengan motor konvensional.

Nah, masalahnya, gimana kalau terjadi kerusakan? Kan belum tentu semua berjalan atau berfungsi baik. Bengkel-bengkel di kita kan belum tentu siap,” kata dia.

Vision.ev
Motor listrik Vision.ev – Istimewa

Untuk itu, ia menyarankan pemerintah agar dalam proses konversi tersebut juga melibatkan bengkel-bengkel di daerah. Hal itu untuk memudahkan masyarakat jika terjadi sesuatu terhadap motornya.

“Saran saya, libatkan bengkel-bengkel di daerah. Sekaligus sebagai pelatihan, kalau-kalau ke depan masyarakat membutuhkan perbaikan. Jadi jangan sampai program ini malah merugikan masyarakat,” pungkas dia.

Berita Terkait

Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek
Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai
Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih
Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama
Meski berlaku WFH di perusahaan, hak upah dan cuti pegawai tak boleh hilang
KDM rekrut besar-besaran lulusan SD jadi tenaga teknis lapangan, gaji Rp4,2 juta
Lawan rentenir, warga bisa pinjam uang ke Kopdes Merah Putih, bunga 6% per tahun
Purbaya: Anggaran MBG mau dipangkas Rp40 triliun

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:39 WIB

Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek

Kamis, 9 April 2026 - 17:43 WIB

Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai

Senin, 6 April 2026 - 22:11 WIB

Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih

Senin, 6 April 2026 - 18:05 WIB

Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama

Rabu, 1 April 2026 - 22:09 WIB

Meski berlaku WFH di perusahaan, hak upah dan cuti pegawai tak boleh hilang

Berita Terbaru