Kali ini Pelanggan Wilayah Cibadak Sukabumi Teriak Air Perumda AM Tak Mengalir

- Redaksi

Jumat, 6 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga antri untuk mendapatkan air bersih I Istimewa

Warga antri untuk mendapatkan air bersih I Istimewa

sukabumiheadline.com – Sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami krisis air bersih setelah saluran pipa transmisi air milik Perumda AM Tirta Jaya Mandiri mengalami kebocoran hampir dua pekan.

Wilayah yang mengalami krisis yakni wilayah Kecamatan Parungkuda yang paling parah, sekitar 10 harian air bersih tak mengalir ke pelanggan. Akibatnya, masyarakat alami kesulitan air bersih sehingga tak sedikit pengusaha UMKM memilih tutup.

Kali ini, pasokan air bersih juga mulai tak mengalir ke beberapa wilayah di kecamatan Cibadak. Seperti halnya ke wilayah kampung Citoke, Desa Sekarwangi. Epi Mulyadi, pelanggan Perumda AM sampai memposting kekesalannya di Facebook.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Punten pami PAM aya keneh teu ..bade naur beban 60.000 per sasih. wios teu aya cai oge..da konsumen mah tos biasa dirugikeun. (Maaf kalau PAM masih ada gak.. Mau bayar beban 60.000 per bulan. Gak apa apa tidak ada air juga. Karena konsumen sudah biasa kena rugi).” kata Epi ditulis di status Facebook, Jum’at (6/8/2021).

Baca Juga :  Krisis Air di Sukabumi, Peran Desa dan Keseriusan Perumda TJM yang Dipertanyakan

Epi mengaku bosan laporan, air lama gak ngalir “lami..oge ..masyarakat bosen laporan ..abdimah tos dicabut bumi nu hiji deui..pusing kana mastaka. (Lama.. juga.. Masyarakat bosan laporan.. Kalau saya sudah dicabut rumah yang satunya lagi.. Pusing kena kepala),” sebutnya.

Kemudian juga, air tak mengalir dialami di kampung Sukamaju Desa Warnajati. “Mulai kemarin gak ngalir pak. Ada pagi kemarin ngalir cuma keruh,” kata Lukman (57) warga Kampung Sukamaju RT 002/002 Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak.

Menurutnya, air bersih sudah tidak mengalir dari hari kamis (5/8/2021) bahkan ada ngalir cuma kotor.
“Kalau hari ini sih jelas gak ngocor, bingung susah mau ngapain kalau air gak ada, ” ungkapnya kepada sukabumiheadline.com, Jumat (6/8/2021).

Hal yang sama di ungkapkan Nunung (47) masih warga kampung Sukamaju. Nunung mengaku air di rumahnya sejak kamis pagi tak mengalir. Ada paginya sedikit mengalir, tapi keruh lalu kembali mati lagi sampai saat ini.

Baca Juga :  Tukang Gorengan jadi Bos Bengkel di Nagrak Sukabumi, Sampai Bisa Umroh

“Ada ngalir tapi kotor, itupun gak lama. Kalau di bagian bawah sih ada tapi itupun kecil banget apalagi ke saya posisinya ada di atas,” jelas Nunung.

Nunung mengharapkan agar air kembali mengalir seperti biasanya. Karena, di wilayahnya susah untuk mendapatkan Air bersih selain air dari Perumda AM. “Mau mandi, nyuci dan sebagainya susah pak, ” tandasnya.

Ketika dikonfirmasi, Perumda AM cabang Cibadak mengakui selama 2 hari ini ada kendala pasokan air kepada pelanggan khusus wilayah Cibadak. Menurutnya, ada gangguan pipa transmisi yang tersambung ke wilayah Parungkuda.

“Mohon maaf kepala cabang lagi tidak ada di tempat. Infonya sih sudah selesai perbaikan, mudah-mudahan siang ini wilayah Cibadak kembali normal, “kata salah seorang staf kantor Perumda AM.

Berita Terkait

Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3
Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 01:41 WIB

Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:14 WIB

40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:12 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Berita Terbaru

Ilustrasi pria lansia di dalam penjara - sukabumiheadline.com

Regulasi

Hukuman pidana bagi lansia dalam KUHP baru menurut MA

Senin, 16 Feb 2026 - 02:58 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131