sukabumiheadline.com – Kisah inspiratif datang dari seorang pria asal Sukabumi, Jawa Barat. Ia rela meninggalkan gaji sebesar ratusan juta Rupiah. Pria bernama Hasanudin itu lebih memilih bertobat dan menjadi mualaf, lalu berjualan cincau dan nanas.
Hasanudin adalah seorang mualaf inspiratif di Sukabumi, yang kisahnya viral karena keputusannya meninggalkan karier cemerlang dengan gaji besar sebagai general manager di salah satu tempat hiburan malam, di Jakarta, demi mendalami agama Islam.
Sebelum menjadi mualaf dan mengubah gaya hidupnya, Hasanudin adalah seorang General Manager di sebuah tempat hiburan malam ternama di Jakarta, dengan penghasilan mencapai Rp100 juta per bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikutip sukabumiheadline.com dari video di kanal YouTube @Gavy Story, Jumat (16/1/2026), Hasanudin memutuskan untuk memeluk agama Islam (mualaf) dan meninggalkan semua kemewahan duniawi serta pekerjaannya di ibu kota.
Hidup sederhana
Setelah menjadi mualaf, Hasanudin memilih untuk kembali ke Sukabumi dan memulai hidup baru yang lebih sederhana. Saat ini, ia mencari nafkah dengan berjualan es cincau pinggir jalan.
Keputusannya ini didorong oleh keinginan kuat untuk mendapatkan kedamaian hati dan beribadah secara tenang, yang ia yakini tidak bisa didapatkan dari pekerjaannya yang dulu.
Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang pentingnya keyakinan dan kedamaian spiritual di atas harta dan jabatan.
Ia menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari materi, melainkan dari ketenangan jiwa dan ketaatan dalam beragama.
Namun sayangnya, Gavy Story tidak menjelaskan alamat lengkap Hasanudin.









