sukabumiheadline.com I CIBADAK – Sukabumi Feroza Club (SFC) didirikan 11 tahun silam, tepatnya pada 11 Januari 2011. Dendi, Leka, Rafik, Deden Jabar, serta Sandi Hds, mendirikan SFC untuk membina persahabatan serta saling bertukar informasi seputar otomotif khususnya di Sukabumi.
“Tujuannya sebagai sarana sharing info-info atau tips-tips seputar otomotif khususnya Feroza dan hal-hal lain yang bertujuan positif bagi kemanusiaan, seperti sharing cerita yang menyentuh sisi humanisme, khususnya yang telah diperbuat oleh para “ferozer“, sebagai sarana membina persahabatan dan persaudaraan demi persatuan khusunya yang berdomisili di Sukabumi, serta sebagai sarana kegiatan lain yang bertujuan positif. Komunitas ini semata bersifat hobi. Komunitas ini hanya menerima member yang cinta damai,” papar Jajat, Sekretaris Jendral Komunitas SFC kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (1/1/2022).
Pria berusia 53 tahun itu menceritakan, selain di kota-kota besar, komunitas ini juga merambah Sukabumi. Tak heran jika SFC sekarang sudah memiliki member sebanyak 134 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat pertama dibentuk oleh enam rekan saya, anggota hanya 15 orang dan 15 unit. Namun, alhamdulillah sekarang sudah banyak nih, sekira 134 anggota, 28 sudah tidak aktif dan 106 sisanya masih aktif,” jelas Jajat.
Kegiatan yang dilakukan komunitas mobil yang satu inipun cukup banyak, mulai dari family gathering, kegiatan sosial, dan silaturahim sesama anggota SFC.

“Kalau kegiatan sih paling silaturahim sesama anggota yang kita agendakan sebulan tiga kali, kegiatan sosial, family gathering, hadir di acara anniversary club Feroza yang ada di daerah lain,” tambahnya.
Bagi warga Sukabumi yang ingin mengetahui lebih banyak tentang SFC, atau tertarik untuk bergabung, mereka sering berkumpul di At-Taubah Selabintana, Palagan Parungkuda, dan di Karang Tengah yang sekaligus menjadi sekretariat SFC.
“Syarat-syaratnya tentu ada, pertama jelas harus punya unit mobil Feroza, SIM dan STNK lengkap, KTP dan membayar administrasi, bayar iuran bulanan untuk kas, setelah itu baru di ospek oleh ketua umum, yang bertujuan untuk pengenalan Sukabumi Feroza Club,” pungkas Jajat.
Selalu menjaga kekompakan, solid sesama anggota dan saling membantu setiap ada trouble. Kapanpun dan di manapun anggota berada.