Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan proses elektrifikasi jalur kereta api Cikarang-Cikampek dan Bogor-Sukabumi bakal tetap dilanjutkan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, memastikan hal itu ketika mengikuti rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (4/2/2026) lalu.

Dony mengatakan, elektrifikasi atau perpanjangan KRL dari Cikarang hingga Cikampek dan dari Bogor hingga Sukabumi sudah masuk ke dalam roadmap transportasi yang disiapkan oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada roadmap transportasi yang disiapkan pemerintah bahwa mass transportation kita akan berbasis kereta api. Termasuk di dalamnya kami melakukan elektrifikasi di Jakarta-Cikampek, Jakarta-Rangkas, dan juga Jakarta-Sukabumi,” kata Dony dalam paparannya di raker bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (4/2/2026) lalu, dilansir laman resmi DPR RI.

Tak hanya itu saja, pihaknya bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan melakukan elektrifikasi jalur kereta api di lima kota besar.

“Kami juga akan lakukan elektrifikasi di 5 kota di Indonesia,” lanjut Dony.

Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria
Kepala Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Langkah ini dinilai bakal mengubah wajah warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur rel baru tersebut.

Selain itu, Dony juga mewajibkan KAI untuk bekerja sama dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA dalam pengembangan elektrifikasi jalur kereta api tersebut.

Adapun kerja sama tersebut yakni berkaitan dengan dukungan armada KRL yang nantinya akan digunakan di jalur-jalur baru tersebut.

Saat ini manufaktur PT INKA ada 1 di Madiun, 1 di Banyuwangi, dan akan bertambah 1 lagi di Banyuwangi. Adapun fasilitas baru tersebut akan bergerak dibidang hulu dan menghubungkan INKA dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

“Kita juga wajibkan seluruh perbaikan industri kereta api ke depan dilakukan di PT INKA,” ujarnya.

Peta Elektrifikasi Jalur Sukabumi dan Cikampek - Grafis sukabumiheadline.com
Infografis Peta Elektrifikasi Jalur Sukabumi dan Cikampek – Grafis sukabumiheadline.com

Dari peta jalur di atas, tampak dari Stasiun Tanjung Priok tujuan Sukabumi melintasi Stasiun Manggarai dan Bogor. Sedangkan tujuan Cikampek, dari Manggarai via Stasiun Cikarang.

Berita Terkait

Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%
Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran
Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo
Jumlah penumpang KA Pangrango dan KA Siliwangi tujuan Sukabumi sepekan terakhir
Pertamina jamin ketersediaan BBM Sukabumi dan Cianjur, program spesial di Palabuhanratu
Jadwal groundbreaking kilang modular Sukabumi
KRL Sukabumi dan Cikampek: Danantara siapkan Rp50 triliun, ini yang awal digarap
Profil PT Ormat Geothermal Indonesia, dari Israel garap proyek di Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:32 WIB

Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:31 WIB

Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00 WIB

Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:04 WIB

Jumlah penumpang KA Pangrango dan KA Siliwangi tujuan Sukabumi sepekan terakhir

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pertamina jamin ketersediaan BBM Sukabumi dan Cianjur, program spesial di Palabuhanratu

Berita Terbaru

Ilustrasi seorang pria menggigil kedinginan - sukabumiheadline.com

Sains

Dalam 26 tahun Sukabumi lebih panas 7 derajat Celcius

Jumat, 3 Apr 2026 - 16:55 WIB