23.4 C
Sukabumi
Minggu, Juli 14, 2024

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Terobosan skuter matik murah tapi memikat Yamaha Jog 125, cek speknya

sukabumiheadline.com - Yamaha, produsen kendaraan roda dua...

Yakin Wanita Sukabumi Tak Minat Beli Yamaha QBIX 125? Intip Spesifikasi dan Harganya

sukabumiheadline.com l Yamaha QBIX 125 telah mengaspal...

Kunjungan Wabup ke Pasar Undang Kerumunan, Aktivis Sukabumi: Ironis

PolitikKunjungan Wabup ke Pasar Undang Kerumunan, Aktivis Sukabumi: Ironis

sukabumiheadline.com l PARUNGKUDA – Koordinator Lintas Aktivis Sukabumi (LAS) Isep Ucu Agustina menyebut Pemerintah Kabupaten Sukabumi terkesan inonsisten dalam penerapan protokol kesehatan di masa PPKM Darurat, khususnya dalam mencegah kerumunan.

Ia melihat inkonsistensi itu muncul saat Wakil Bupati Iyos Somantri melakukan pemantauan ke Pasar Cicurug, Parungkuda dan Cibadak pada Senin, 5 Juli 2021.

“Intinya kunjungan Wakil Bupati itu kan ingin melihat apakah protokol kesehatan diterapkan atau tidak di masa PPKM Darurat. Ironisnya kegiatan itu justru malah mengundang kerumunan pejabat di pasar,” kata Isep kepada sukabumiheadline.com, Senin malam.

Isep mengharapkan sosok seperti Wakil Bupati Sukabumi memberikan contoh yang baik sebelum masyarakat disuruh menaati aturan. “Jangan sampai masyarakat disuruh mematuhi protokol kesehatan, sementara pejabatnya sendiri tidak patuh,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri melakukan monitoring pada sejumlah pasar, Senin, 5 Juli 2021 dalam rangka penagakan PPKM Darurat. Monitoring dilakukan di Pasar Cicurug, Parungkuda dan Cibadak.

Dalam kunjungannya Iyos ingin memastikan kondisi di lapangan apakah protokol kesehatan betul-betul diterapkan atau tidak oleh pedagang maupun pengunjung pasar.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer