sukabumiheadline.com – Dalam bahasa gaul, kalcer adalah pelafalan atau plesetan dari bahasa Inggris culture (budaya). Istilah ini merujuk pada gaya hidup, selera, kebiasaan, atau tren populer yang sedang berkembang di kalangan anak muda.
Artikel ini mengajak pembaca untuk memahami istilah “kalcer” yang populer di kalangan Gen Z. Dari penelusuran sukabumiheadline.com, kalcer memiliki makna lebih luas dari skena.
Kalcer tidak hanya berkaitan dengan musik, tapi juga meliputi cara berpakaian (streetwear), genre musik tertentu, atau kebiasaan nongkrong di coffee shop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengenal istilah ini lebih lanjut, berikut adalah beberapa subtopik yang sering dikaitkan dengan “kalcer”:
1. Karakteristik “anak kalcer”

Istilah ini sering disematkan pada seseorang atau sekelompok orang yang dinilai kekinian dan sangat sadar dengan tren. Karakteristik utamanya meliputi:
- Fesyen (Streetwear): Lebih menyukai gaya berpakaian kasual yang effortless dengan warna-warna netral atau monokrom, serta sering memakai pakaian oversize.
- Gaya Hidup dan Nongkrong: Hobi menghabiskan waktu di kedai kopi artisan atau coffee shop dengan konsep estetis.
- Atribut Khas: Penggunaan aksesori seperti sneakers tertentu, tas selempang, dan laptop yang dihiasi banyak stiker.
2. Kalcer vs anak skena

Walaupun sering digunakan secara bergantian, “kalcer” memiliki makna yang sedikit lebih luas daripada “anak skena”.
Anak skena biasanya sangat erat kaitannya dengan komunitas musik independen tertentu, sedangkan kalcer lebih berfokus pada kecintaan terhadap tren fesyen, gaya hidup secara menyeluruh, dan budaya pop urban.
3. Contoh penggunaan dalam kalimat

Anak muda biasanya memakai istilah ini untuk memuji penampilan atau mendeskripsikan suasana, contohnya:
“Outfit lo kalcer banget, bro! Beli di mana jaketnya?”
“Kopi shop yang baru buka di Blok M itu kalcer abis tempatnya.”
Istilah ini fleksibel dan sangat subjektif, yang berarti bisa berubah tergantung pada komunitas mana yang menggunakannya (seperti komunitas motor, lari, atau fotografi).









