Mengenal Sifat Keawetan, Keterawetan dan Pengeringan Kayu Ganitri Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 9 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon ganitri bernilai ekonomi tinggi. l Istimewa

Pohon ganitri bernilai ekonomi tinggi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Ganitri Ganitri (Elaeocarpus sphaericus Schum) adalah pohon yang termasuk suku elaeocarpaceae. Buahnya berwarna ungu dengan biji yang cukup besar dan biasa digunakan sebagai manik-manik penyusun perhiasan.

Tak hanya buahnya yang bisa diolah menjadi produk layak jual, kayu yang juga disebut Jenitri ini pun memiliki nilai ekonomi tinggi.

Buah ganitri bisa dikreasi menjadi manik-manik dan hiasan. l Istimewa
Buah ganitri bisa dikreasi menjadi manik-manik dan hiasan. l Istimewa

Mengutip jurnal karya A. Sani, Arizal
Priadi dan Trisna yang berjudul Sifat Keawetan, Keterawetan Dan Pengeringan Kayu Ganitri (Elaeocarpus Sphaericus Schum) Asal Sukabumi, pohon ganitri adalah pohon tropis yang tumbuh sangat baik di Sukabumi, Jawa Barat.

Para peneliti menyebut penelitian yang mereka lakukan bertujuan untuk mengevaluasi sifat keawetan, keterawetan, dan sifat pengeringan kayu ganitri sehingga dapat diolah dan menghasilkan produk yang lebih baik.

“Respon yang diamati dalam penelitian ini adalah nilai mortalitas rayap tanah dan nilai penurunan berat kayu yang diakibatkan serangan rayap tanah serta sifat keterawetannya,” jelas mereka dalam jurnalnya dikutip sukabumiheadline.com, pada Kamis (9/11/2023).

Sedangkan, lanjut mereka, pengujian sifat pengeringan meliputi kecepatan pengeringan, evaluasi cacat, dan jadwal pengeringan.

“Hasil pengujian keawetan dari rayap tanah coptotermes curvignatus menunjukkan bahwa kayu ganitri dan kayu sengon memiliki nilai keawetan yang tidak jauh berbeda dikarenakan kayu tersebut termasuk ke dalam kelas awet V,” jelas dalam abstraksi jurnal yang diterbitkan Perpustakaan IPB University itu.

Baca Juga :  Menguji Daya Tahan 5 Jenis Kayu asal Sukabumi Terhadap Jamur Perusak

Sedangkan, lanjutnya, kayu nangka merupakan jenis kayu yang memiliki nilai keawetan paling tinggi.

“Berdasarkan hasil pengujian yang telah dibandingkan dengan standar, keterawetan kayu ganitri tergolong sangat mudah diawetkan dengan nilai retensi 22,87 kg/m³ dan penetrasinya 27,80 mm atau 94,24%,” paparnya dalam jurnal ilmiah tersebut.

Namun di sisi lain, ganitri juga disebut memiliki sifat pengeringan agak buruk. Hal itu dapat dilihat dari cacat permukaan yang besar.

“Untuk itu, disusun jadwal pengeringan dengan suhu awal 53 oC dan suhu akhir 83 oC. Sedangkan, kelembabannya (RH) yaitu awal 85%dan akhir 30%,” pungkas mereka.

Berita Terkait

Scorpio Reborn, cek spesifikasi dan harga Yamaha Fazer 250 2025 yang full fitur canggih
Sudah beredar, cek spesifikasi tangguh dan harga Vivo X200 Pro
Berapa sih harga motor trail Suzuki DR 150 di dealer? Tangki BBM muat 12,5 liter
Spesifikasi, detail dan interior Maung Garuda, mobil dinas Prabowo Subianto karya anak bangsa
Vivo X70 Pro Plus, cek harga ponsel gahar kamera ZEISS spek dewa setara DSLR
Yamaha Fascino 125 Fi, motor hybrid desain retro sudah tersedia di dealer, harga cuma Rp17 juta
Turun mulai Rp7 juta! Update harga iPhone bulan ini
Meluncur di Indonesia, ini spesifikasi dan harga Xiaomi Redmi Note 14

Berita Terkait

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 14:00 WIB

Scorpio Reborn, cek spesifikasi dan harga Yamaha Fazer 250 2025 yang full fitur canggih

Jumat, 25 Oktober 2024 - 14:00 WIB

Sudah beredar, cek spesifikasi tangguh dan harga Vivo X200 Pro

Jumat, 25 Oktober 2024 - 04:00 WIB

Berapa sih harga motor trail Suzuki DR 150 di dealer? Tangki BBM muat 12,5 liter

Minggu, 20 Oktober 2024 - 17:59 WIB

Spesifikasi, detail dan interior Maung Garuda, mobil dinas Prabowo Subianto karya anak bangsa

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 15:58 WIB

Vivo X70 Pro Plus, cek harga ponsel gahar kamera ZEISS spek dewa setara DSLR

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB