25.2 C
Sukabumi
Selasa, April 23, 2024

Smartphone dengan Peforma Mewah, Spesifikasi Xiaomi 13T Dilengkapi Kamera Leica

sukabumiheadline.com - Xiaomi selalu menjadi incaran bagi...

Yakin Wanita Sukabumi Tak Minat Beli Yamaha QBIX 125? Intip Spesifikasi dan Harganya

sukabumiheadline.com l Yamaha QBIX 125 telah mengaspal...

Nasib Bocah 5 Tahun Bernama “Persib Satu Sembilan Tiga Tiga”, Hari Jadi Persib Kini 1919

KontenNasib Bocah 5 Tahun Bernama "Persib Satu Sembilan Tiga Tiga", Hari Jadi Persib Kini 1919

sukabumiheadline.com l Viral bocah 5 tahun kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 25 Maret 2018 karena diberi nama ‘Persib Satu Sembilan Tiga Tiga’.

Saat lahir, nama bocah tersebut sempat viral karena akte kelahirannya tersebar di media sosial. Alhasil, baru-baru ini nama Persib Satu Sembilan Tiga Tiga kembali viral setelah manajemen Persib mengganti hari jadinya menjadi 1919.

Diketahui, nama tersebut disematkan sang ayah karena kecintaannya terhadap klub sepak bola kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.

Bocah laki-laki dengan nama unik ini merupakan anak kedua dari pasangan Asep Kuswandi (40) dan Lilis Sumiati. Kuswandi sendiri merupakan Bobotoh asal Tasikmalaya.

Kuswandi berkisah awal mula dirinya memberi nama unik kepada Persib Satu Sembilan Tiga Tiga. Hal itu karena dirinya seorang anak laki-laki satu-satunya dengan enam saudari perempuan. Hal sebaliknya dialami istrinya, Lilis.

“Dari situ saya mengucap nazar, kalau saya punya anak laki-laki, mau dikasih nama Persib. Cuma, ke sini-sini, saya pikir, nama apa ya yang bagus biar namanya enggak hanya Persib aja,” jelas Kuswandi.

Ketika sedang mencari nama panjang untuk anaknya, muncul saran agar nama panjang anaknya, adalah ‘Persib Nu Aing’.

Ia menyampaikan, semula hanya diberi nama depan Persib tanpa ada nama belakang Satu Sembilan Tiga Tiga, tetapi akhirnya terinspirasi saat menyaksikan laga uji coba Persib sebelum berlaga di Piala Presiden melihat sebuah tulisan spanduk yang dibentangkan bobotoh bertuliskan 1933.

“Saat uji coba Persib di Piala Presiden di televisi lihat ada spanduk tulisan Persib 1933, maka saya langsung kepikiran menjadikan itu nama panjangnya,” katg Kuswandi.

“Tadinya pakai angka, jadi Persib 1933. Cuma, kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Tasikmalaya enggak bisa,” imbuhnya.

Hal tersebut lantaran jika nama menggunakan angka, maka sang anak akan kesulitan ketika ujian.

“Nanti kalau udah gede, ujiannya enggak bisa kedeteksi. Akhirnya, solusinya menggunakan huruf alfabet,” jelasnya.

Akhirnya, Kuswandi dan Lilis memutuskan menamai anaknya menjadi Persib Satu Sembilan Tiga Tiga.

Bahkan, saat Lilis mengandung anak keduanya tersebut dan mengetahui bahwa anaknya itu laki-laki melalui USG, ia mengingatkan Kuswandi akan janjinya itu.

“Pas USG terus ketahuan bayi laki-laki, istri saya ngingetin, ‘anak laki-laki tuh, jangan lupa, ‘kan mau dikasih nama Persib’,” ujarnya.

Persib Satu Sembilan Tiga Tiga
Akta Kelahiran Persib Satu Sembilan Tiga Tiga. l Istimewa

Ia mengatakan, anak laki-lakinya itu lahir di tempat persalinan seorang bidan desa tidak jauh dari rumahnya dengan kondisi sehat dan berat bayi 3,5 kilogram dan panjang 50 sentimeter.

Saat ini, Asep mengatakan bahwa kebanyakan warga di kampungnya hanya sedikit saja yang mengetahui nama asli Persib.

Enggak banyak yang tahu nama aslinya Persib Satu Sembilan Tiga Tiga. Soalnya sehari-hari anak saya dipanggilnya Peri,” tuturnya.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, klub sepakbola Persib telah mengganti tanggal berdirinya dari 14 Maret 1933 menjadi 5 Januari 1919 pada Ahad (17/12/2023). Baca lengkap:

Kondisi tersebut tentu saja membuat Kuswandi bingung lantaran klub bola kesayangannya itu mengganti tanggal lahir.

“Aduh, bingung. Tapi kalau misalkan bisa diubah, saya mungkin mau diubah ke Satu Sembilan Sembilan Belas,” ucap Asep.

“Tapi kalau enggak bisa, ya biar jadi kenangan ajalah, bahwa sebelum 1919 itu, Persib pernah 1933,” lanjutnya.

Sang istri, Lilis Sumiati pun mengungkap, bahwa anaknya yang bernama Persib itu juga menyukai klub sepakbola Persib.

“Rencananya sih nanti setelah usia 7 tahun, mau dimasukin ke Sekolah Sepakbola (SSB). Kemarin udah dimasukin tapi enggak keterima, soalnya usianya masih 5 tahun,” ucap Lilis.

Ia berharap anak keduanya itu dapat disukai banyak orang, dan menjadi orang yang hebat dan membanggakan layaknya tim sepak bola Persib.

“Semoga anak kami nantinya bisa memberi kebanggaan dan banyak yang mencintai layaknya Persib Bandung yang jadi kebanggaan kami,” katanya.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer