Opel Project, YouTuber Sukabumi dengan Konten tentang PSK

- Redaksi

Selasa, 27 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Youtuber Sukabumi, Opel Project saat mewawancara salah satu PSK. l Istimewa

Youtuber Sukabumi, Opel Project saat mewawancara salah satu PSK. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Opel Project, adalah salah seorang YouTuber asal Sukabumi yang memiliki mencapai ratusan ribu subscribers.

Sebagai seorang YouTuber, Opel Project nampaknya memahami betul bahwa dunia seputar wanita akan dengan mudah menyedot perhatian publik. Karenanya, tidak mengherankan jika ia rajin mengunggah konten-konten tentang wanita Sukabumi.

Dilihat sukabumiheadline.com, Selasa (27/9/2022) pagi. Kanal YouTube Opel Project, hingga saat ini memiliki 542 ribu subscribers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Opel Project sendiri sudah dikenal di kalangan penggemarnya sebagai salah satu Youtuber yang kerap membuat konten edukasi terkait para wanita malam atau pekerja seks komersil (PSK).

Baca Juga :  Kurun 3 bulan, kades dan sekdes di Sukabumi jadi tersangka korupsi Dana Desa

Ia kerap mengunggah video terkait PSK hingga akhirnya hijrah, dan rata-data memberi sensor pada unggahannya. Bahkan, ia sempat bercerita di salah satu video bahwa ia menghapus suatu konten lantaran alasan tertentu.

Salah satu videonya yang menarik perhatian para penggemarnya, adalah ketika ia mengunggah video wawancara praktik prostitusi di wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada 1 Mei 2020 lalu.

Dalam video tersebut, salah seorang gadis mengenakan topeng mengenalkan dirinya sebagai sosok bernama Mira (18). Ia mengaku sudah menjadi janda dan saat itu ia menjalani pekerjaan sebagai PSK.

Baca Juga :  Maling Biadab, Nenek Musikah Tewas Bersimbah Darah di Surade Sukabumi

Dalam pengakuannya, Mira menyebut jika dirinya menjajakan diri secara online di berbagai platform media sosial (medsos)

“Dari SMP kelas 2,” katanya, saat menjawab pertanyaan sejak kapan mengawali pekerjaan sebagai PSK.

“Sekarang kerja kan susah kalau nggak punya ijazah,” jelasnya.

Mira mengaku tidak memiliki pilihan lain, selain menjadi PSK. Namun, wanita berwajah cantik ini mengaku lelah dan ingin berhenti dari pekerjaan haramnya tersebut.

Video tersebut mengundang perhatian para penggemarnya, dengan membandingkannya dengan konten-konten serupa yang kerap diunggah YouTuber Ferdian Paleka.

Berita Terkait

Kecamatan terbanyak? Menghitung jumlah peserta didik dan residu di Kabupaten Sukabumi 2026
Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun
Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi
Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama
Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia
Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu
Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat
Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:16 WIB

Kecamatan terbanyak? Menghitung jumlah peserta didik dan residu di Kabupaten Sukabumi 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:25 WIB

Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:57 WIB

Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:15 WIB

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:03 WIB

Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi tradisi saling bersalaman di Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran - sukabumiheadline.com

Khazanah

Muhammadiyah sudah tentukan 1 Syawal 1447 H

Jumat, 13 Mar 2026 - 09:18 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131