Pastor Filipina Mengaku ‘Utusan Tuhan’ Terlibat Kasus Perdagangan Seks

- Redaksi

Rabu, 24 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pastor Apollo Quiboloy, l philnews.ph

Pastor Apollo Quiboloy, l philnews.ph

KABUMIHEADLINES.com l DAVAO – Seorang pastor di Filipina mengaku dirinya “Utusan Tuhan”, memerintahkan paduan suara perempuan untuk menyanyikan pujian baginya dalam kebaktian gereja yang disiarkan televisi. Bahkan, ia pernah memarahi gempa agar segera berhenti.

Tak hanya itu, kontroversi berlanjut ketika Pastor bernama Apollo Quiboloy, itu meminjamkan jet dan helikopter pribadi kepada Presiden Rodrigo Duterte selama kampanye pilpres 2016.

Kini pemimpin gereja Kingdom of Jesus Christ (KOJC) itu, terjerat kasus perdagangan seks. Lelaki 71 tahun itu dituduh menyelundupkan anggota ke Amerika Serikat untuk melakukan aksi penipuan berkedok minta sumbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan, beberapa anggota lainnya dipaksa memenuhi segala kebutuhannya, termasuk memuaskan hasrat seksual sang pastor.

Departemen Kehakiman AS dalam pernyataannya pada 18 November 2021, mengajukan tuntutan terhadap Quiboloy dan petinggi gereja KOJC yang terletak di Kota Davao, yang telah mengancam anak-anak dan gadis muda untuk berhubungan seks dengannya.

Sebelum menimpa Quiboloy, tiga pengurus KOJC telah didakwa untuk kasus serupa pada awal 2020. Sedangkan, dalam kasus Quiboloy, para terdakwa semuanya perempuan.

Baca Juga :  3 dari Persib, Daftar 29 Pemain Dipanggil STY untuk AFF U-23

Disebutkan dalam dakwaan, Quiboloy dan dua terdakwa diduga merekrut perempuan dan gadis remaja berusia 12-25 untuk menjadi asisten pribadi pastor. Para korban diperintah menyiapkan makanan Quiboloy, membersihkan rumahnya, memijat dan “berhubungan seks” dengan sang pastor dalam “tugas malam”.

Surat dakwaan menyebutkan ada lima penyintas, tiga di antaranya masih di bawah umur saat menjadi korban perdagangan seks. Jika menolak, korban disebut akan mendapat “kutukan abadi”. Para penyintas diberi tahu tugas malam ini merupakan “kehendak Tuhan”, “hak istimewa” dan bentuk kesetiaan kepada “Utusan Tuhan”.

Quiboloy diduga mengancam dan menganiaya penyintas yang berusaha kabur, tidak melakukan tugas malam atau berinteraksi dengan pria lain. Sementara itu, dia akan memanjakan anggota yang menurut kepadanya. Apabila penyintas berhasil meninggalkan gereja, Quiboloy memanfaatkan khotbah dan platform siarannya untuk mengutuk mereka seumur hidup karena telah melakukan pergaulan bebas.

Baca Juga :  Hindari Pajak Ibadah, Ratusan Ribu Pemeluk Kristen Jerman Tinggalkan Gereja

Departemen Kehakiman AS juga menuduh terdakwa telah menggunakan visa yang diperoleh dengan cara melanggar hukum untuk mengirim anggota gereja ke Amerika dan menggalang “kegiatan amal palsu”. Uang hasil sumbangan dipakai untuk “membiayai gaya hidup mewah para pemimpin”. Anggota yang berhasil mengumpulkan dana dipaksa melakukan pernikahan palsu atau memperoleh visa pelajar gadungan supaya bisa melancarkan aksinya di AS.

Hasil penyelidikan menunjukkan aksi mereka berlangsung selama 16 tahun, sejak 2002 hingga 2018. Tiga terdakwa masih buron, seperti Quiboloy yang diyakini berada di Filipina, dan disebut-sebut memiliki tempat tinggal di California, Nevada dan Hawaii.

Quiboloy sempat ditahan setibanya di bandara Honolulu pada 2018 silam. Agen Federal menemukan uang tunai senilai US$350.000 (setara Rp4,9 miliar) yang disembunyikan dalam kaus kaki dan suku cadang senjata dalam jet pribadi.

Berlokasi di Kota Davao, gereja KOJC mengklaim memiliki tujuh juta anggota di seluruh dunia. Presiden Duterte menganggap Quiboloy teman lama dan penasihat spiritualnya.

Berita Terkait

Wamenlu Iran: Kami sukses hancurkan Israel dan AS
Iddo Netanyahu adik PM Israel dikabarkan tewas karena serangan Iran
Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv: Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran
Mojtaba Khamenei resmi gantikan sang ayah sebagai pemimpin tertinggi Iran
Iran sendirian perang vs AS-Israel, kenapa China dan Rusia masih menahan diri?
AS sudah keluarkan pesawat Bomber B-2 Spirit dari garasi, Iran belum takluk
Drone murah Iran bikin AS rugi Rp33,7 triliun
Menguak alasan tes DNA dilarang di Israel, Benjamin Netanyahu keturunan Polandia

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:22 WIB

Wamenlu Iran: Kami sukses hancurkan Israel dan AS

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:10 WIB

Iddo Netanyahu adik PM Israel dikabarkan tewas karena serangan Iran

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:03 WIB

Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv: Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran

Senin, 9 Maret 2026 - 09:49 WIB

Mojtaba Khamenei resmi gantikan sang ayah sebagai pemimpin tertinggi Iran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:03 WIB

Iran sendirian perang vs AS-Israel, kenapa China dan Rusia masih menahan diri?

Berita Terbaru

Kondisi Tel Aviv saat ini usai dibombardir Iran - Pakistan Presenter

Internasional

Wamenlu Iran: Kami sukses hancurkan Israel dan AS

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:22 WIB

Ilustrasi uang - sukabumiheadline.com

Eksekutif

Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026

Rabu, 11 Mar 2026 - 02:10 WIB

Iddo Netanyahu dan Benjamin Netanyahu - Ist

Internasional

Iddo Netanyahu adik PM Israel dikabarkan tewas karena serangan Iran

Selasa, 10 Mar 2026 - 21:10 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131