sukabumiheadline.com l Aom Kusman Kartanagara nama lengkapnya, atau populer dipanggil Aom Kusman saja. Ia merupakan salah satu seniman legendaris asal Sukabumi, Jawa Barat.
Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai seorang pelawak dan pembawa acara senior Indonesia. Ia pernah bergabung dalam grup lawak tahun 1970-an dan 1980-an, De’Kabayan, bersama Kang Ibing, Ujang, Sofyan Hargono dan Suryana Fatah (atau lebih dikenal dengan nama Babah Holiang).

Profil Aom Kusman
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Semasa hidupnya, suami dari Poppy Sewu, dan ayah dari Siti Salvia Mudiawati, Buggi Bagus Priadi ini termasuk seniman Sunda yang sering muncul di televisi nasional.
Aom Kusman yang merupakan turunan menak Sunda, R.M.N. Kartanagara dan Gurnita Yuyu Kartadikusumah, itu mengawali debutnya sebagai presenter acara kuis Siapa Dia? yang ditayangkan di TVRI Jakarta antara tahun 1992-1998.
Hingga akhir hayatnya, Aom Kusman pun sudah sering bermain film layar lebar dan serial televisi. Dan semua peran yang dapatkan adalah sebagai orang Sunda.
Aom Kusman meninggal pada 23 Desember 2011 akibat komplikasi diabetes yang dialaminya. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada pukul 04:30 WIB selepas azan subuh setelah sempat dirawat di RS Muhamadiyah Bandung dan RS Immanuel Bandung.
Jenazahnya dikebumikan di pemakaman keluarga besarnya di Cimaragas, Kabupaten Garut.
Keturunan Menak Sunda
Aom Kusman Kartanagara, SH., seorang Pembawa Acara, Pelawak sekaligus Pemain Film, yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa Barat khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Kang Aom atau Kang Kusman, memiliki seorang ayah menak Sunda, RMN Kartanagara yang saat itu menjabat Patih Sukabumi. Sedangkan ibunya, Gurnita Yuyu, berasal dari Sumedang.
Menghabiskan masa kecil di Sukabumi, Aom Kusman kecil melewati pendidikannya di SD Mardi Yuwana Sukabumi.
Selanjutnya, ia lulus SMP Daya Susila Garut, dan SMAK Garut hingga lulus pada 1965. Selepas itu, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Unpad, Jurusan Hukum Internasional.
Aom memiliki alasan terobsesi untuk keliling mancanegara sebagai Duta Besar, sebagai pendorong dirinya kuliah pada program studi tersebut.
Aktivis Daya Mahasiswa Sunda ini berharap bahwa urang Sunda janganlah terpukau oleh masa lalu, tanamkan selalu rasa kebanggaan di dalam jiwa kita sebagai urang Sunda dan senantiasa menghasilkan karya-karya nyata untuk masyarakat.
“Sebab pengaruh globalisasi sangat mempengaruhi segala aspek kehidupan,” jelasnya.
Filmografi Aom Kusman
Pada 1983, ia memerankan film Apanya Dong Tukang Becak, lalu pada 1989 Si Kabayan dan Gadis Kota, dan 1990 dalam film Jual Tampang dan Di Sana Senang Di Sini Senang.
Selanjutnya pada 1991, ia bermain dalam film Bukan Main, Ojek, dan Catatan Si Emon Om Eddy. Kemudian pada 2004, dalam film Tak Biasa Paman Abi.
Sinetron
Selain film layar lebar, Aom Kusman juga bermain dalam sinetron, yakni pada 2006 ia membintangi Lorong Waktu 6 dan Ayahanda Aini.