sukabumiheadline.com – DPD Partai Golkar Jawa Barat resmi memiliki ketua baru untuk periode 2026–2031, setelah Musyawarah Daerah (Musda) XI di Bandung awal April lalu, secara aklamasi mendaulat Daniel Muttaqien Syafiuddin sebagai ketua menggantikan posisi Ace Hasan Syadzily.
Daniel terpilih setelah didukung oleh 22 DPD kabupaten/kota serta enam organisasi sayap partai. Putra eks Bupati Indramayu Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin itu dipilih secara aklamasi setelah calon lainnya, Ahmad Hidayat, mengundurkan diri.
Terpilihnya sosok Daniel mendapat sambutan hangat dari tokoh-tokoh senior partai di daerah. Salah satunya datang dari politisi senior Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok Agus Mulyadi bukanlah nama baru di jagat politik Jawa Barat, khususnya di Sukabumi. Beliau merupakan sosok yang kenyang pengalaman organisasi dan legislatif, dengan rekam jejak pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi.
Pengabdiannya di parlemen pun teruji selama empat periode sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, bahkan pernah menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.
Menanggapi hasil Musda XI, Agus menilai sosok Daniel Muttaqien adalah representasi pemimpin masa kini yang mampu memadukan tradisi kuat partai dengan inovasi baru. Menurutnya, pengalaman Daniel di level nasional menjadi modal penting untuk menahkodai Jawa Barat.
“Sebagai kader yang lama berproses di struktur partai, saya melihat Bung Daniel memiliki loyalitas dan integritas yang sudah teruji. Beliau adalah sosok yang tepat untuk menyatukan seluruh kekuatan Golkar di Jawa Barat,” ujar Agus Mulyadi.
Konsolidasi akar rumput
Berbekal pengalamannya sebagai mantan Sekretaris DPD dan pimpinan legislatif, Agus menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat desa. Ia berharap kepemimpinan Daniel dapat memberikan perhatian lebih pada kader-kader di daerah.
“Tantangan ke depan tidak mudah. Harapan saya, di bawah komando Bung Daniel, konsolidasi internal bisa semakin solid. Kita harus memastikan mesin partai bergerak serentak dari tingkat provinsi hingga ke akar rumput demi merebut kejayaan di Pemilu 2029 mendatang,” tegasnya.
Agus meyakini, dengan semangat regenerasi yang dibawa Daniel Muttaqien, Golkar Jawa Barat akan kembali menjadi lumbung suara nasional dan tetap menjadi partai yang paling depan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Profil lengkap Daniel Mutaqien Syafiuddin
Daniel Mutaqien Syafiuddin lahir 30 September 1981, dari pasangan H. Irianto MS Syafiuddin dan Hj. Anna Sophana.
Daniel menikah dengan Ridha Triana dan dikaruniai 3 orang anak. Ia menghabiskan masa kecil di kota kelahirannya, dan menamatkan pendidikan SD Negeri III Paoman (1987–1993), lalu SMP Negeri 2 Indramayu (1993–1996).
Selanjutnya, ia menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta (1996–1999). Daniel menempuh kuliah di kota yang sama, Yogyakarta, ia meraih S-1 dari Universitas Islam Indonesia (1999–2005).
Karier politik
Daniel adalah politikus Partai Golkar yang sempat menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat (2009–2014). Sejak 2014 ia melenggang ke Senayan, menjadi anggota DPR RI 2014-2019.
Daniel kembali terpilih di DPR RI untuk periode 2019 – 2024, namun akhirnya mengundurkan diri dikarenakan maju dalam Pilkada Indramayu 2020. Ia mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Indramayu 2020 berpasangan dengan Taufik Hidayat dan meraih 28,4% suara pemilih.
Sayangnya, pasangan Daniel dan Taufik kalah dari pasangan Nina Agustina – Lucky Hakim yang meraih 36,6% suara. Sementara dua pasangan lainnya, Muhamad Sholihin – Ratnawati 26,2% suara, dan Toto Sucartono – Deis Handika 8,8% suara.
Gagal jadi Bupati Indramayu, Daniel kembali terpilih duduk di kursi DPR RI untuk periode 2024 – sekarang.
Pengalaman organisasi
- Wakil Sekretaris BPD HIPMI Jawa Barat (2013–sekarang)
- Departemen BPP HIPMI (2013–sekarang)
- Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Indramayu (2010–2015)
- Wakil Ketua BPC HIPMI Kabupaten Indramayu (2009–2013)
- Bendahara PSSI Jawa Barat (2009–2014)
- Ketua MPC Pemuda Pancasila (2007–sekarang)
- Ketua Sapma Pemuda Pancasila (2005–2007)
- Pembina KNPI Kabupaten Indramayu
- Pengurus Ikatan Motor Indonesia
Pengurus DPP Partai Golkar (2017–2019) - Ketua Depinas SOKSI (2010-sekarang)
- Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat (2026-2031)









