Profil Sutjiati Narendra, Diminta Pulang oleh Jokowi tapi Malah Diabaikan

- Redaksi

Selasa, 26 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sutjiati Narendra. l Istimewa

Sutjiati Narendra. l Istimewa

Kisah Sutjiati Narendra Pindah ke Indonesia karena Permintaan Jokowi, Kini Terabaikan
Sutjiati Narendra). [YouTube Deddy Corbuzier]

“Saya pindah untuk melakukan hal itu dan salah satu cara saya berkontribusi adalah melalui prestasi olahraga,” kata Sutjiati.
Ia mengakui, keputusannya pulang ke Lampung, kampung halaman ayahnya, dengan harapan bisa membangun Indonesia dalam bidang olahraga ternyata berakhir tragis.
Kariernya sebagai pesenam ritmik justru dikebiri setelah memilih pulang ke Indonesia. “Di negara Indonesia tercinta ini, kami para atlet tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk bersaing di level internasional,” ujarnya.Perempuan berusia 18 tahun itu menjelaskan, dia dan atlet senam ritmik tak diberangkatkan ke SEA Games 2021 karena dianggap kurang berprestasi.Minimnya dana pemerintah membuat atlet kurang diperhatikan. Apalagi, cabang olahraga yang digelutinya kurang populer.

Baca Juga :  Megawati Skak Mat Ganjar Pranowo di Depan Jokowi

Padahal, Sutjiati telah memiliki cukup bukti bila bicara soal prestasi. Dia pernah menyabet dua medali emas dan satu perak di ajang PON XX Papua 2020.

“Karena dikatakan kami belum cukup berprestasi, dikombinasikan dengan masalah pendanaan, kurangnya struktur organisasi yang efisien, dan minimnya perencanaan yang efektif,” ujarnya.

“Karena itu, kami memiliki banyak atlet yang telah menjadi korban dari sistem yang tidak maksimal ini,” tegas dia.

Baca Juga :  Ketua Jokowi Mania Laporkan Dugaan Ujaran Kebencian Denny Siregar ke Polisi

Karena prestasi tersebut, Sutjiati sempat diiming-imingi untuk tampil di Olimpiade. Namun, alih-alih diberangkatkan, ia justru diminta mencari sponsor mandiri untuk membiayainya di ajang internasional itu.

“Dua bulan sebelum kejuaraan ini saya diberi tahu bahwa saya tidak diberangkatkan. Meskipun saya dan pelatih saya siap membayar biayanya dari kantong kami sendiri,” aku Sutjiati.

Profil Sutjiati Narendra

Sutjiati Kelanaritma Narendra merupakan atlet senam ritmik kelahiran 13 Februari 2004 silam. Selain itu, Sutjiati Narendra yang kini berusia 18 tahun merupakan keturunan Indonesia Amerika.

Gadis yang lahir dari pasangan Andy Febriant Narendra (Ayah) dan Christina Marie Narendra (Ibu), mulai belajar senam ritmik pada usia 8 tahun setelah melihat pagelaran Olimpic pada 2015.

Kariernya sebagai atlet senam ritmik sangat berprestasi. Ia menjadi juara 1 di Bulgaria dan meraih 2 medali emas serta 1 medali perak pada PON Papua 2021.

Berita Terkait

Persib tersingkir dari ACL 2 2025/2026, kalah agregat gol
Frans Putros dan manajemen yakin Persib mampu lolos 8 Besar ACL 2
Persib kalah telak 3-0 dari Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2 2025/2026
ACL 2 2025/2026: Persib bakal tampil habis-habisan di kandang Ratchaburi FC besok
Layvin Kurzawa debut lawan Ratchaburi FC di ACL 2, siap kerja keras demi Persib
ACL 2 2025/2026: Persib dalam kondisi percaya diri lawan Ratchaburi FC
Rekrut striker asal Spanyol, hanya Persib klub Super League punya 12 pemain asing
Tersingkir? Bojan Hodak pastikan Ramon Tanque absen lawan Malut

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:34 WIB

Persib tersingkir dari ACL 2 2025/2026, kalah agregat gol

Senin, 16 Februari 2026 - 20:14 WIB

Frans Putros dan manajemen yakin Persib mampu lolos 8 Besar ACL 2

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:25 WIB

Persib kalah telak 3-0 dari Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2 2025/2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:11 WIB

ACL 2 2025/2026: Persib bakal tampil habis-habisan di kandang Ratchaburi FC besok

Senin, 9 Februari 2026 - 16:25 WIB

Layvin Kurzawa debut lawan Ratchaburi FC di ACL 2, siap kerja keras demi Persib

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131