BPS: Warga Kabupaten Sukabumi hanya belanjakan Rp41 ribu untuk pakaian per orang

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2025 menunjukkan bahwa warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hanya membelanjakan Rp41 ribu untuk pakaian per orang/bulan.

Untuk informasi, pakaian adalah bahan tekstil dan serat yang dikenakan pada tubuh manusia untuk melindungi dari cuaca, menutup tubuh, menjaga kehormatan, serta sebagai simbol budaya, status, dan ekspresi mode. Pakaian mencakup baju, celana, rok, hingga aksesori, yang membedakan manusia dari makhluk lainnya.

Bahkan, dalam Islam, pakaian juga digunakan untuk memperindah penampilan, mengikuti tren, dan mengekspresikan diri, sekaligus sebagai bentuk ketakwaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan dan tempat tinggal. Pakaian berbeda dengan baju, di mana pakaian merujuk pada keseluruhan penutup tubuh, sedangkan baju umumnya hanya mengacu pada atasan.

Namun, meskipun sebagai bentuk ketakwaan sekaligus menjaga kehormatan, ternyata rata-rata penduduk Kabupaten Sukabumi pada 2025 hanya membelanjakan uangnya sebesar Rp41 ribu saja untuk membeli pakaian.

Dikutip sukabumiheadline.com dari data BPS 2026, anggaran untuk membeli rokok justru lebih tinggi. Berikut rincian Rata-rata Pengeluaran per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Komoditas di Kabupaten Sukabumi (rupiah), 2024 dan 2025, dikutip Kamis (19/3/2026).

Kelompok Makanan (2025)

Ilustrasi buah yang baik untuk kesehatan jantung dan lambung - sukabumiheadline.com
Ilustrasi buah yang baik untuk kesehatan – sukabumiheadline.com
  • Padi-padian: Rp97.445 (6,94%)
  • Umbi-umbian: Rp7.545 (0,54%)
  • Ikan/udang/cumi/kerang: Rp51.282 (3,65%)
  • Daging: Rp38.332 (2,73%)
  • Telur dan susu: Rp33.782 (2,41%)
  • Sayur-sayuran: Rp53.107 (3,78%)
  • Kacang-kacangan: Rp13.278 (0,95%)
  • Buah-buahan: Rp45.648 (3,25%)
  • Minyak dan kelapa: Rp17.451 (1,24%)
  • Bahan minuman: Rp26.631 (1,90%)
  • Bumbu-bumbuan: Rp12.830 (0,91%)
  • Konsumsi lainnya: Rp14.555 (1,04%)
  • Makanan dan minuman jadi: Rp248.511 (17,71%)
  • Rokok: Rp120.917 (8,62%)

Bukan Makanan (2025)

Ilustrasi rumah subsidi di kompleks perumahan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi rumah subsidi di kompleks perumahan – sukabumiheadline.com
  • Perumahan dan fasilitas rumah tangga: Rp301.566 (21,49%)
  • Aneka barang dan jasa: Rp165.832 (11,82%)
  • Pakaian alas kaki dan tutup kepala: Rp41.277 (2,94%)
  • Barang tahan lama: Rp50.322 (3,59%)
  • Pajak pungutan dan asuransi: Rp46.275 (3,30%)
  • Keperluan pesta dan upacara/kenduri: Rp16.721 (1,19%)

Dari data di atas, total belanja untuk keperluan makanan dan minuman sebesar Rp781.314 per orang per bulan pada 2025. Jumlah tersebut naik ketimbang 2024 yang hanya sebesar Rp702.537, atau setara 55,68 persen untuk keperluan makanan (2025), turun dari 2024 yang sebesar 58,80 persen.

Sedangkan untuk belanja bukan makanan sebesar Rp492.264 (2024), naik jadi Rp621.992 (2025). Jumlah tersebut setara 44,32 persen untuk keperluan non-makanan, naik dibanding pada 2024 sebesar 41,20 persen.

Sehingga, total kebutuhan minimal penduduk Kabupaten Sukabumi per orang per bulan adalah Rp1.194.801 (2024), dan Rp1.403.306 (2025), atau naik lebih dari Rp300 ribu.

Berita Terkait

Wacana tertibkan lahan HGU di Sukabumi, Fraksi Rakyat: Untuk siapa? 10 tahun tak serius
5 negara, provinsi, kabupaten dan kecamatan di Sukabumi konsumsi listrik terbesar
Tak hanya terluas, Kabupaten Sukabumi punya kecamatan dan masjid terbanyak
Segini luas dan jumlah penduduk 21 kecamatan CDOB Kabupaten Sukabumi Utara
Hitung IKK dan Indeks Keparahan Kemiskinan Kabupaten Sukabumi 5 tahun terakhir
Membanding timbulan sampah 47 kecamatan di Sukabumi: Warga mana paling banyak nyampah
Jumlah, karakteristik dan hal paling ditakutkan Gen Z Sukabumi 10 tahun ke depan
Angka ideal total fertility rate dan menghitung jumlah balita di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:12 WIB

Wacana tertibkan lahan HGU di Sukabumi, Fraksi Rakyat: Untuk siapa? 10 tahun tak serius

Senin, 18 Mei 2026 - 04:13 WIB

5 negara, provinsi, kabupaten dan kecamatan di Sukabumi konsumsi listrik terbesar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:40 WIB

Tak hanya terluas, Kabupaten Sukabumi punya kecamatan dan masjid terbanyak

Senin, 11 Mei 2026 - 03:22 WIB

Segini luas dan jumlah penduduk 21 kecamatan CDOB Kabupaten Sukabumi Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:55 WIB

Hitung IKK dan Indeks Keparahan Kemiskinan Kabupaten Sukabumi 5 tahun terakhir

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Kriminal

Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:23 WIB

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Sindir Rupiah loyo, DPR: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB