Puluhan Hektare Ludes, Kebakaran Lahan di Gunungguruh dan Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l Selain di Parungkuda, musibah kebakaran lahan juga terjadi di dua kecamatan lainnya, yakni Gunungguruh dan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (14/9/2023).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, di Kecamatan Gunungguruh musibah kebakaran lahan terjadi di Kampung Padaraang RT 001/011, Desa Kebon Manggu dan Kampung Sindangleret, Desa Sirnaresmi pada sekira pukul 14.30 WIB.

“Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Desa Kebon Manggu terjadi pukul 14.30 WIB mengakibatkan sebagian lahan kosong dan kebun milik warga seluas kurang lebih 10 hektare terbakar,” dikutip dari laporan tertulis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

“Kebakaran lahan menimbulkan kepanikan karena berdekatan pemukiman warga dan tempat wisata Karangpara. Api sulit dipadamkan dengan kondisi medan tebing yang terjal ditambah angin yang cukup kencang,” lanjutnya.

Screenshot 2023 09 14 19 34 11 67 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Kebakaran lahan di Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Beruntung api dapat dipadamkan pada pukul 17.00 WIB setelah mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Baca Juga :  Rumah hancur diterjang longsor di Sukabumi, 10 korban baru terima mie instant itu pun H+6

Mobil Damkar juga diterjunkan ke lokasi kebakaran di Kampung Padaraang untuk memadamkan api di RT 001/011.

Diketahui sebelumnya, musibah yang sama juga terjadi dan membakar lahan seluas  sekira 2.000 m3. Peristiwa terjadi di Kampung Cipejeuh RT 025/002, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi pada Rabu (13/9/2023) pukul 18.30 WIB.

Musibah terjadi akibat warga ceroboh membakar sampah di area lahan ilalang yang mengering akibat musim kemarau panjang.

Berita Terkait

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131