Macet siang malam Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda Sukabumi didominasi kendaraan luar daerah

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Macet siang malam Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda Sukabumi didominasi nopol B dan F Bogor - Ist

Macet siang malam Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda Sukabumi didominasi nopol B dan F Bogor - Ist

sukabumiheadline.com – Sekira puluhan ribu kendaraan setiap hari melintasi Jalan Nasional ruas Bogor-Sukabumi, baik dari arah Bogor maupun Jakarta via Jalan Tol Bocimi Seksi 2 dengan exit toll di Sundawenang.

Kendaraan pribadi jenis bus, minibus, sepeda motor, hingga pickup yang diberi saung dari terpal, siang hingga larut malam memadati jalanan. Dari pantauan sukabumiheadline.com, sejak Ahad (22/3/2026), kendaraan mengular hingga Senin (23/3/2026) pukul 02.30 WIB.

Demikian dengan Senin siang, kendaraan kembali terpantau mengular di sekitar exit toll. Ribuan kendaraan tersebut didominasi nomor polisi B dan F Bogor, tujuan berbagai tempat wisata alam di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Parungkuda, Dodi Ruhiyat mengaku tidak habis pikir puluhan ribu orang setiap hari rela bermacet-macetan hanya untuk melihat pantai, mengisi musim libur Idul Fitri 1447 H /2026 M.

“Setiap tahun kan begini, kok gak pada kapok gitu ya. Pusing juga kita warga di sini jadi susah ke mana-mana,” katanya.

Sementara itu, memasuki hari kedua libur Idulfitri 1447 H /2026 M, wisatawan memadati kawasan Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok. Tak hanya di kawasan Pantai Karanghawu, sejumlah titik pantai lain di kawasan Palabuhanratu dan sekitarnya juga dipadati wisatawan. Mulai dari Pantai Citepus, Pantai Istiqomah, Karangnaya hingga sejumlah titik pantai di Cimaja juga dipadati wisatawan.

Parkiran di sejumlah titik pantai termasuk di Pantai Karanghawu terlihat dipadati kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Tak sedikit terlihat mobil bak terbuka dan bus pariwisata juga terlihat terparkir di kawasan pantai.

Petugas pengamanan baik dari kepolisian maupun instansi terkait lainnya juga terlihat terus mengimbau wisatawan agar tidak berenang terlalu ke tengah.

Terlebih saat ini nampak ombak pasang, ombak di kawasan Pantai Karanghawu pun terlihat sampai menutupi area karang. Kendaraan, wisatawan terlihat datang dari berbagai daerah luar Sukabumi, seperti Bogor, Cianjur, Bandung, hingga Jakarta.

Mereka berbaur dengan wisatawan lokal dari wilayah utara Sukabumi yang datang dari berbagai kecamatan.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB