SUKABUMIHEADLINES.com I PARUNGKUDA – Menu ayam penyet sepertinya sudah menjadi masakan selera Nusantara, karena disukai hampir semua kalangan dan cocok dengan lidah orang Indonesia.
Disajikan dengan sambel di cobek dan ayamnya ditekan-tekan atau dalam bahasa jawa dipenyet adalah awal mula kenapa dinamakan ayam penyet. Saat ini, banyak pelaku usaha kuliner menjual menu ini dengan kelebihan dan kekhasan masing-masing.
Tidak dipungkiri, kehadiran menu ayam penyet menjadi salah satu menu favorit kekinian yang populer dalam beberapa tahun terakhir bagi masyarakat Indonesia, termasuk di Sukabumi. Di Desa/Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terdapat Rumah Makan Warung Teras Ayam Penyet Parungkuda, yang menyajikan menu utama ayam penyet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berawal dari keinginan keluarganya membuka usaha keluarga, agar satu waktu nanti jika ada anggota keluarganya memilih pensiun dari pekerjaan masing-masing tetap bisa beraktivitas yang menghasilkan uang.
Alasan tersebut yang mendorong Diana Sutanti memilih usaha kuliner ayam penyet di tempat tinggalnya, tepatnya di Jl. Siliwangi.
“Awalnya buka usaha ini tahun 2018, dan itu keinginan dari kakak saya, memang dari dulu pengen buka usaha ayam penyet supaya nanti jadi bisnis keluarga. Intinya sih buat jaga-jaga di mana anggota keluarga pada pensiun kerja, tinggal lanjutin bisnis kuliner ayam penyet ini, yang sekarang dikelola oleh saya,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com. Sabtu (10/12/2021).

Kelebihan Warung Teras Ayam Penyet Parungkuda pada bumbu yang disajikan, memang terasa berbeda dengan yang lainnya karena Warung Teras Ayam Penyet mempunyai bumbu rahasia dari warisan keluarga.
“Kelebihannya simpel sih, berani bumbu aja terus yang dimunculin di sini adalah ciri khas dari sambel penyetnya ini, menggunakan bahan rahasia warisan keluarga yang pastinya berbeda dengan warung ayam penyet lainnya,” ungkap wanita yang biasa dipanggil Tanti ini.
Wanita berusia 42 tahun ini menambahkan, bahan untuk membuat sambal yang digunakan di Warung Teras Ayam Penyet Parungkuda ini adalah bahan segar, “Sambel semua asli dari cabe segar, tidak dari cabe kering. Walaupun harga cabe melambung kita tetap pakai bahan fresh demi kepuasan pelanggan,” tambah dia.
Tidak hanya menu ayam penyet, di sini juga tersedia menu lainnya seperti bihun goreng, ayam bakar sambal penyet, mie goreng, capcay kuah/kering, roti bakar, pecel ayam, nasi goreng, bakakak ayam dan aneka minuman.
“Pengunjung sih rata-rata banyak yang pesen ayam penyet komplit karena itu menu andalan di sini, tapi banyak juga pengunjung yang memesan menu lainnya,” jelasnya.
Harga per porsi setiap menu yang disajikan di Warung Teras Ayam Penyet Parungkuda ini bisa dibilang terjangkau, yakni Rp15 ribu untuk satu porsinya dan jika pengunjung ingin memesan bakakak ayam itu dibanderol dengan harga Rp75 ribu untuk satu ekor.
Untuk warga Sukabumi yang ingin memesan atau kebetulan sedang melewati daerah Parungkuda, Warung Teras Ayam Penyet ini mulai buka pukul 10.00 sampai 20.00 WIB setiap harinya.