Ratusan rumah rusak, fenomena alam tanah bergerak di Bantargadung Sukabumi meluas

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Fenomena alam berupa bencana tanah bergerak di Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus meluas dan menyebabkan jumlah rumah rusak bertambah.

Menurut data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sebanyak 101 rumah warga rusak, meningkat dari sebelumnya 90 rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki menyampaikan, dari total rumah yang terdampak, 36 unit mengalami rusak berat bahkan ambruk. Sementara itu, 18 rumah rusak sedang, 20 rumah rusak ringan dan 27 rumah lainnya berada dalam kondisi terancam.

“Lahan di lokasi bencana ini masih terus bergerak, apalagi sekarang musim hujan,” ujar Eki, dikutip Jumat (6/3/2026).

 

5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah – sukabumiheadline.com

Bencana tersebut juga memaksa ratusan warga mengungsi. Tercatat sebanyak 367 jiwa atau 112 kepala keluarga terdampak. Dari jumlah itu, 207 jiwa atau 63 kepala keluarga mengungsi di posko pengungsian sejak lima hari terakhir.

Sedangkan, sebanyak 160 jiwa dari 48 kepala keluarga lainnya memilih mengungsi secara mandiri di rumah kerabat atau saudara.

Mayoritas pengungsi merupakan kelompok rentan, seperti balita dan

Baca Juga :  Ban tanpa angin ancaman serius tukang tambal di Sukabumi
Warga Kampung Cijambe, Bantargadung, Sukabumi terdampak pergeseran tanah - Ist
Warga Kampung Cijambe, Bantargadung, Sukabumi terdampak pergeseran tanah – Ist

lanjut usia. Sejak hari pertama kejadian, bantuan logistik telah disalurkan ke lokasi pengungsian untuk memenuhi kebutuhan para korban.

 

Hingga kini pergerakan tanah masih terus terjadi. Dampaknya tidak hanya dirasakan di Desa Bantargadung, tetapi juga mulai meluas hingga Desa Bojonggaling.

Selain merusak rumah warga, bencana ini juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum, seperti jalan dan bangunan pondok pesantren.

BPBD Kabupaten Sukabumi terus memantau kondisi di lapangan dan mengantisipasi kemungkinan pergerakan tanah yang lebih besar, terutama jika hujan terus mengguyur wilayah Sukabumi.

Berita Terkait

Pria Sukabumi diminta pacar ceraikan istri, Bilal cekik pacar buruh pabrik hingga tewas
Nelayan Palabuhanratu Sukabumi hilang misterius di Cidaun
Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi gelar Ansyithoh, Ramadhan Maslahat Berdampak
Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir
Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam
DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin
Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:00 WIB

Pria Sukabumi diminta pacar ceraikan istri, Bilal cekik pacar buruh pabrik hingga tewas

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:10 WIB

Ratusan rumah rusak, fenomena alam tanah bergerak di Bantargadung Sukabumi meluas

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:29 WIB

Nelayan Palabuhanratu Sukabumi hilang misterius di Cidaun

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:44 WIB

Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi gelar Ansyithoh, Ramadhan Maslahat Berdampak

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131