Situs Gunung Padang mulai direkonstruksi total

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar sketsa model Situs Gunung Padang - Ist

Gambar sketsa model Situs Gunung Padang - Ist

sukabumiheadline.com – Pemugaran Situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, mulai dilakukan secara bertahap. Meski demikian, pemerintah berharap pada akhirnya situs megalitikum ini dapat dipugar secara total.

Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan bahwa selama proses kajian ditemukan banyak aspek, mengingat situs ini cukup kompleks karena di bawah permukaan tanah terdapat lapisan budaya.

“Kajian harus dilanjutkan dengan pemugaran secara bertahap. Tahun sekarang dilakukan penegakan batu berdasarkan data visual dan dokumentasi foto-foto lama,” kata Ali dikutip dari video di akun Instagram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Jumat (19/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, tim akan melakukan studi banding ke sejumlah situs di berbagai negara, salah satunya ke Situs Machu Picchu di Peru, karena belum ada situs pembanding di Indonesia.

Baca Juga :  Ditawar Rp12 Triliun dan Calon Situs Warisan Dunia UNESCO, Gunung Padang Atlantis yang Hilang?

“Tahap berikutnya difokuskan penguatan teras samping agar situs tidak longsor. Prioritas utamanya adalah memperpanjang usia situs supaya tidak rubuh. Setelah itu kajian akan dilanjutkan,” ungkapnya.

Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Kementerian Kebudayaan di Cianjur, Jawa Barat - Dok. Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang
Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Kementerian Kebudayaan di Cianjur, Jawa Barat – Dok. Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang

Sementara itu, Kementerian Kebudayaan menerapkan dalam rekonstruksi Situs Cagar Budaya Gunung Padang tidak hanya mengandalkan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Direktur Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan, Esti Nurjadin mengatakan bahwa rekonstruksi Situs Gunung Padang ke depan dirancang dengan skema public private partnership atau kerja sama pemerintah dengan pihak swasta.

“Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan APBN saja. Kita mencoba dibantu oleh swasta supaya ada sektor swasta yang bisa mengurangi anggaran-anggaran dari APBN untuk rekonstruksi ini,” kata Esti dilansir dari Antara.

Esti mengatakan penerapan skema pendanaan tersebut diharapkan ke depannya menjadi salah satu memecah stagnasi saat rencana rekonstruksi Situs Cagar Budaya Gunung Padang yang terjadi sejak 2013.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi akan rekonstruksi Situs Gunung Padang, Menbud undang ahli luar negeri
Gunung Padang
Perkiraan bentuk asli Situs Gunung Padang Cianjur – Istimewa

Demikian dengan Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan menuturkan bahwa tahapan pemugaran dilakukan dengan mengikuti perkembangan kajian dan hasil penelitian di lapangan.

“Kita usahakan ke sana (pugar total). Kita lihat hasil risetnya sampai selesai, tunggu hasil kajian dulu,” ujar Restu.

Situs megalitikum Gunung Padang, Kabupaten Cianjur. l Istimewa
Situs megalitikum Gunung Padang, Kabupaten Cianjur. l Istimewa

Disebutkan, sebelumya Balai Besar Pelestarian kebudayaan Wilayah IX telah melakukan rekonstruksi dan penataan batuan.

“Ke depan, proses ini akan dilanjutkan dengan pola kolaborasi karena pemugaran Situs Gunung Padang ini kerja bersama, dengan pemerintah daerah, termasuk public-private partnership dengan mengajak para pengusaha, filantropi yang peduli terhadap cagar budaya,” terang dia.

Berita Terkait

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal
Zero waste to landfill: Dalam 10 laga Persib kelola 33,35 ton sampah di Stadion GBLA
Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak
Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten
Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan
Bye-bye seng, KDM siapkan aturan penggunaan ijuk, sirap, genteng
KDM ancam tak akan perbaiki jalan rusak jika truk ODOL masih melintas
Di Sukabumi dan semua kawasan industri wajib sediakan lahan buat apartemen buruh

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:30 WIB

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:00 WIB

Zero waste to landfill: Dalam 10 laga Persib kelola 33,35 ton sampah di Stadion GBLA

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:30 WIB

Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:33 WIB

Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Kamis, 19 Feb 2026 - 03:30 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131