SMK Pertanian TNI AD Sukabumi, gratis dan siap cetak 1.000 pelajar ahli pangan

- Redaksi

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Mentan) Andi Amran Sulaiman ikut meresmikannya SMK Pertanian TNI AD Sukabumi - Istimewa

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Mentan) Andi Amran Sulaiman ikut meresmikannya SMK Pertanian TNI AD Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Upaya menjaga ketahanan pangan di Indonesia terus dilakukan berbagai kalangan, salah satunya dengan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Pertanian.

SMK Pertanian ini berlokasi di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Meski berada di Sukabumi, namun sekolah yang didirikan atas kerjasama antara Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) dan Mabes TNI AD siap menampung pelajar dari berbagai daerah.

Pada Selasa, 4 Juni 2024, SMK Pertanian TNI AD tersebut telah diresmikan. Founder JHL Foundation Jerry Hermawan Lo dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ikut meresmikannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya peresmian, Jerry dan Jenderal Maruli juga ikut dalam kegiatan panen raya jagung dan singkong di lahan Hanpangan Kostrad wilayah Ciemas, Sukabumi.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus, dan perwakilan dari Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Mentan) Andi Amran Sulaiman ikut meresmikannya SMK Pertanian TNI AD Sukabumi - Istimewa
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Mentan) Andi Amran Sulaiman ikut meresmikannya SMK Pertanian TNI AD Sukabumi – Istimewa

Jerry Hernawan Lo mengatakan, pihaknya siap mencetak 1.000 pelajar dari SMK Pertanian yang sudah pandai dalam bercocok tanam. Setelah lulus dari sekolah, mereka juga diberi kesempatan untuk mengenyam sekolah yang lebih tinggi ke perguruan tinggi.

“Targetnya kami akan mencetak 1.000 sarjana pertanian bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat untuk menyekolahkan terutama anak-anak yang lulus SMP ke SMK-nya, nanti kami akan teruskan masuk perguruan tinggi,” kata Jerry.

Baca Juga :  Anggota DPRD Setuju SMA/SMK Dikembalikan ke Pemkot Sukabumi

Sekolah gratis

Menurut Bos JHL Group ini, SMK Pertanian tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Sekolah tersebut saat ini dibuka untuk para siswa/siswi SMK Pertanian berasal dari seluruh Indonesia, bukan hanya warga Sukabumi.

Dijelaskan, para pelajar SMK Pertanian nantinya tidak hanya mendapatkan ilmu di kelas, namun mereka juga langsung praktik kerja lapangan di lahan Hanpangan Kostrad, dengan hamparan lahan yang begitu luas.

“Tapi intinya bukan hanya mendapatkan sekolah teori tetapi ada juga praktik karya nyatanya di lapangan,” jelas dia.

Terkait guru SMK Pertanian, lanjut Jerry, merupakan pengajar yang berasal dari sekolah-sekolah sekitar. Dengan catatan, mereka yang mengajar sudah selesai memberi ilmu ke siswa-siswinya di sekolah.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Mentan) Andi Amran Sulaiman ikut meresmikannya SMK Pertanian TNI AD Sukabumi - Istimewa
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Mentan) Andi Amran Sulaiman ikut meresmikannya SMK Pertanian TNI AD Sukabumi – Istimewa

Lebih bagus lagi, ucap Jerry, pengajar SMK Pertanian ini nantinya dari para alumni sekolah yang ingin mengabdikan ilmunya ke adik-adik kelasnya.

“Di sekolah-sekolah di sekitar sini jadi guru-guru itu lah kita rekrut. Sehingga jam-jam tertentu yang tidak mereka mengajar di situ dapat mengajar di SMK kita. Tapi tidak menutup kemungkinan murid-murid kita ini sudah lulus S1 dia mau mengajar di situ (SMK Pertanian) kenapa tidak buat adik-adiknya,” terang Jerry.

Baca Juga :  5 Fakta Bentrok Sopir Angkot dengan TNI di Cibadak Sukabumi

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation), Marisi Panggabean mengatakan, Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan SMK pertanian, antar Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) dengan Mabes AD dalam dapat terlaksana dengan baik dan sesuai target.

Hadirnya SMK Pertanian ini, menurut dia, dapat membantu menjaga ketahanan pangan Indonesia. Sebab, nantinya para siswa diberi bekal pembelajaran tentang sukses dalam bertani.

“Kerja sama ini sesuai dengan MoU antara Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) dan TNI dapat terlaksana dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan untuk ketahanan pangan nasional,” kata Marisi.

Pendirian SMK Pertanian TNI AD ini merupakan kerja sama antara Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) dan Mabes TNI AD yang kini dikomandoi KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

Pembangunan SMK Pertanian difasilitasi dengan gedung sekolah dan asrama. Adapun gedung sekolah serta asrama bisa mencapai 3 hektare, dengan pemandangan ladang jagung yang terhampar luas.

Ditargetkan sekolah anak bangsa Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) ini rampung pada Juni untuk seluruhnya dan dapat digunakan atau beroperasi pada Juli 2024 mendatang.

Berita Terkait

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:19 WIB

Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Berita Terbaru

Infinix Hot 50 - Infinix

Gadget

Rekomendasi handphone Rp2 juta, pilih sesuai kebutuhan

Kamis, 29 Jan 2026 - 19:04 WIB