sukabumiheadline.com – Xiaomi Leica Leitzphone hadir sebagai mahakarya ponsel kamera buah kolaborasi terbaru vendor asal China itu dengan Leica. Ponsel dengan desain premium ini muncul saat acara peluncuran Xiaomi 17 Series di Indonesia, Selasa (3/3/2026).
Xiaomi Leica Leitzphone sendiri merupakan ponsel yang dirancang khusus untuk memperingati perayaan 100 tahun Leica. Ponsel ini hadir sebagai kolaborasi pengembangan antara Xiaomi dan Leica yang membawa warisan desain serta filosofi fotografi klasik khas Leica ke dalam smartphone.
Meski punya spesifikasi dengan basis mirip Xiaomi 17 Ultra, ponsel Leica Leitzphone diposisikan sebagai perangkat yang menonjolkan pengalaman fotografi khas Leica.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jeksen selaku Product Marketing Lead Xiaomi Indonesia mengatakan bahwa Leica Leitzphone bukan sekadar smartphone dengan kamera Leica. Ponsel ini merupakan revolusi fotografi yang diciptakan bagi “mereka” yang menghargai detail pada foto.
“Leica Leitzphone bukan sekadar smarpthone. Ini adalah revolusi fotografi yang diciptakan bagi mereka yang menghargai detail,” ujar Jeksen saat peluncuran.
Untuk informasi, Leica memegang peranan krusial dalam merumuskan setiap detail estetika ponsel Xiaomi Leica Leitzphone. Termasuk hadirnya bingkai klasik dan titik merah khas Leica yang menghiasi area sudut ponsel.
“Keistimewaan Leitzphone ada pada detail seperti tekstur bingkai klasik dan juga titik merah Leica yang ikonik yang menghiasi di area sudutnya,” tambah Jeksen.
Ring kamera bisa diputar
Dari sisi desain, Xiaomi Leica Leitzphone mengadopsi estetika khas kamera klasik Leica. Bagian belakangnya tampil dominan dengan warna hitam pekat yang dipadukan panel fiberglass serta bingkai logam bertekstur.
Bodi ponsel ini dibuat menggunakan material aluminium alloy dengan lapisan nickel-anodized yang diklaim memberikan kesan premium sekaligus tangguh.
Logo titik merah Leica yang menjadi ciri khas kamera legendaris ini turut dipertahankan. Logo tersebut ditempatkan secara vertikal pada bagian belakang, tepatnya di sudut kiri atas punggung perangkat.
Sebagai ponsel yang berfokus pada pengalaman fotografi, modul kamera pada Xiaomi Leica Leitzphone ikut tampil mencolok dengan desain lingkaran besar yang menyerupai lensa kamera profesional.
Pada modul ini, terdapat Leica Camera Ring, yakni cincin mekanis dengan tekstur knurling yang dapat diputar layaknya dial pada lensa kamera.
Ring tersebut memungkinkan pengguna mengatur berbagai parameter kamera secara manual, mulai dari zoom, ISO, eksposur, hingga kecepatan rana.
Menurut Jeksen, mekanisme ring yang dapat diputar ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman memotret yang lebih mirip menggunakan kamera sungguhan.
“Ini bukan sekadar desain, tetapi terobosan baru yang akan memberikan pengalaman baru saat memotret dengan kamera smartphone,” tuturnya.
Salah satu fitur utama pada Xiaomi Leica Leitzphone adalah hadirnya fitur Leica Essential Mode. Fitur ini dirancang untuk menghadirkan kembali karakter fotografi kamera Leica klasik ke dalam ponsel.
Melalui Essential Mode, pengguna dapat memotret dengan emulasi kamera legendaris Leica, seperti Leica M9 dan Leica M3. Emulasi Leica M9 sendiri menghadirkan karakter khas dengan reproduksi warna merah dan biru yang lebih dalam.
Sementara itu, emulasi Leica M3 menawarkan karakter foto black and white dengan kontras kuat yang terinsipirasi dari gaya fotografi klasik Leica, termasuk karakter film MONOPAN 50.
Spesifikasi Xiaomi Leica Leitzphone Secara spesifikasi, Xiaomi Leica Leitzphone memiliki konfigurasi yang sama seperti Xiaomi 17 Ultra. Ponsel ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dibuat dengan proses fabrikasi 3 nanometer (3nm).
Chip tersebut dipasangkan denagn RAM LPDDR5X 16 GB dan penyimpanan internal (storage) UFS 4.1 berkapasitas 1 TB.
Layarnya Xiaomi Leica Leitzphone mengusung panel OLED Xiaomi HyperRGB berukuran 6,9 inci dengan resolusi 2.608 x 1.200 piksel, serta refresh rate adaptif 1-120 Hz (LTPO).
Layar ini mendukung cakupan warna DCI-P3, kedalaman warna 12-bit, serta tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Panelnya juga dilindungi Xiaomi Shield Glass 3.0 serta dilengkapi teknologi HDR10+ dan Dobly Vision.
Di sektor kamera, Xiaomi Leica Leitzphone dibekali sistem kamera Leica Summilux. Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dengan sensor Light Fusion 1050L berukuran i inci, bukaan f/1.67, serta dukungan penstabil gambar (OIS) dan teknologi LOFIC.
Tersedia juga kamera telefoto 200 MP dengan focal length setara 75-100 mm yang turut dilengkapi dukungan OIS dan kemampuan fotografi makro hingga jarak 30 cm.
Kemudian ada kamera ultrawide 50 MP dengan sudut pandang 115 derajat dan focal length setara 14 mm. Sementara itu, untuk kebutuhan selfie, terdapat kamera depan 50 MP dengan sudut pandang 90 derajat.
Soal daya, Xiaomi Leica Leitzphone ditopang baterai berkapasitas 6.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 90 watt melalui kabel dan 50 watt secara nirkabel.
Fitur lainnya yang turut hadir di ponsel ini yaitu sensor sidik jari ultrasonik di layar, speaker stereo dengan Dolby Atmos, sertifikasi IP68, dukungan WiFi 7, serta sistem operasi berbasis Android 16 yang dipoles UI Xiaomi HyperOS 3.
Harga Xiaomi Leica Leitzphone di Indonesia
Di Indonesia, Xiaomi Leica Leitzphone dijual dengan harga Rp29.999.000. Penjualan ponsel ini dilakukan secara terbatas, sehingga tidak tersedia secara luas seperti smartphone Xiaomi lainnya.
Jeksen mengatakan, bagi konsumen yang tertarik membeli perangkat ini, disarankan untuk memantau informasi ketersediaannya melalui akun media sosial resmi Xiaomi Indonesia.









