Subhanallah Islam Berkembang 7 Kali Lipat di Jepang, dari Warga Biasa hingga Artis Mualaf

- Redaksi

Sabtu, 30 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muslimah di salah satu kawasan perkantoran di Jepang. l Istimewa

Muslimah di salah satu kawasan perkantoran di Jepang. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Jepang tidak hanya dikenal sebagai negara dengan kuil dan tempat suci, tetapi juga sebagai tempat yang memiliki masjid.

Fenomena terakhir ini dipicu oleh peningkatan signifikan dalam pernikahan antara warga Muslim dan warga negara Jepang, serta pertumbuhan jumlah orang yang berpindah agama di Jepang selama dua dekade terakhir.

Dampaknya adalah peningkatan jumlah masjid hingga tujuh kali lipat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hirofumi Tanada, profesor emeritus sosiologi di Universitas Waseda di Tokyo, memperkirakan Jepang kini menjadi rumah bagi lebih dari 200.000 Muslim.

Sebuah studi yang dilakukan Tanada dan rekan-rekannya menunjukkan terdapat 113 masjid di seluruh Jepang pada Maret 2021, naik dari hanya 15 pada 1999.

Angka tersebut didasarkan pada statistik pemerintah, persentase populasi Muslim menurut negara, dan angka keanggotaan Asosiasi Studi Islam di Jepang. Studi mereka menunjukkan bahwa sekitar 230.000 Muslim menyebut Jepang sebagai rumah mereka pada akhir tahun 2020.

Dari jumlah tersebut, warga negara Jepang dan mereka yang memperoleh status penduduk tetap melalui perkawinan dan keadaan lainnya berjumlah sekitar 47.000, lebih dari dua kali lipat perkiraan 10.000 hingga 20.000 pada satu dekade sebelumnya.

“Banyak dari mereka menjadi Muslim melalui pernikahan,” kata Tanada, dikutip dari Asahi, Kamis, 28 Desember 2023.

Baca Juga :  Seribu Orang Putuskan Jadi Mualaf Usai Pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar

“Semakin banyak orang yang mungkin bergabung dengan agama ini atas kemauan mereka sendiri,” imbuhnya.

Masjid pernah menjadi pemandangan langka di Jepang, namun sekarang sudah tidak ada lagi. Yang terbaru, Masjid Istiqlal Osaka, dibuka di Distrik Nishinari Osaka tahun lalu. Lokasi masjid itu bertempat di bekas bangunan pabrik.

Biaya renovasi sebagian besar ditanggung oleh sumbangan masyarakat Indonesia. Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia.

“Kami berharap menjadikan masjid ini tempat yang dapat dikunjungi oleh seluruh umat Islam,” kata Herizal Adhardi, seorang warga negara Indonesia berusia 46 tahun yang mengepalai entitas yang mengoperasikan Masjid Istiqlal Osaka.

“Kami orang Jepang sebelumnya tidak mengenal Muslim,” kata Hirofumi Okai, seorang profesor sosiologi di Universitas Kyoto Sangyo yang mempelajari budaya Islam.

“Sekarang mereka adalah tetangga kita, kita perlu memikirkan bagaimana hidup bersama mereka dalam masyarakat yang penuh keberagaman ini,” imbuhnya.

Artis Jepang Mualaf

Artis Jepang yang beragama Islam ternyata cukup banyak. Bahkan beberapa diantaranya sempat dirumorkan muslim bukan karena mualaf melainkan faktor keturunan.

Artis Jepang memang jarang buka-bukaan soal kepercayaan mereka, namun bukan berarti warganet tak bisa mencari tahu.

Baca Juga :  Deretan Aktor Tampan Mualaf, Nomor 5 Dibimbing Habib Rizieq Shihab

Rupanya, dari sekian banyak artis Jepang yang tenar hingga ke luar negeri, beberapa di antaranya merupakan pemeluk agama Islam.

Hana Tajima

Hana Tajima
Hana Tajima. l Istimewa

Mengawali kariernya sebagai seorang penikmat dunia fashion, kini Hana Tajima dikenal sebagai model yang sudah mendunia. Ketika duduk di bangku sekolah tinggi, Hana rupanya tertarik untuk mempelajari Al-Qur’an berkat salah satu temannya.

Tak lama, Ia pun memilih untuk memeluk agama Islam pada usia 17 tahun.

Antonio Inoki

Antonio Inoki
Antonio Inoki. l Istimewa

Dikenal sebagai pegulat legendaris di Jepang, Antonio memilih masuk Islam gara-gara diutus oleh pemerintahnya untuk berunding dengan Saddam Hussein di Irak.

Sembari berusaha membebaskan warga Jepang yang berada di sana, Antonio mempelajari banyak hal tentang Islam yang membuatnya mantap menjadi seorang Muslim.

Taki Takazawa

Taki Takazawa
Taki Takazawa. l Istimewa

Sebelum menjadi seorang Muslim, Taki adalah seniman tato yang punya nama cukup besar di kalangan Yakuza, kelompok mafia paling ditakuti di Jepang.

Namun, suatu ketika, Taki bertemu dengan seorang Muslim di Shibuya yang mengajaknya membaca kalimat syahadat; Ia pun merasa mendapat hidayah dan memutuskan untuk mantap memeluk Islam.

Saeed Yokata Erena

Saeed Yokata Erena
Saeed Yokata Erena. l Istimewa

Personel dari girl group AKB48. Aktif di tahun 2011 hingga 2012, Saeed sering dirumorkan sebagai seorang Muslim karena ayahnya yang berasal dari Pakistan.

Meskipun begitu, hingga kini belum ada informasi yang mengonfirmasi maupun membantah persoalan kepercayaannya ini.

Berita Terkait

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat
Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan
Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi
Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya
Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi
Hasil rukyatul hilal di Sukabumi, 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin 31 Maret 2025
Mengenang kiprah Wisjnu Mouradhy, jurnalis dan tokoh film nasional asal Sukabumi era 1940
Masih binggung? Jangan abaikan aturan qadha dan fidyah bagi yang batal puasa Ramadhan ini

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 00:01 WIB

Reinwardt pendaki pertama Gunung Gede, sekarang ditutup karena aktivitas vulkanik meningkat

Selasa, 1 April 2025 - 20:44 WIB

Fatimah Al-Fihri, pendiri universitas tertua di dunia dan pengaruhnya di bidang pendidikan

Senin, 31 Maret 2025 - 21:56 WIB

Alasan Ruben Onsu mualaf, Shalat Ied bareng Igun dan bangun mushala di Sukabumi

Senin, 31 Maret 2025 - 10:00 WIB

Muslim Sukabumi mau puasa Syawal? Ini tanggal, fadhilah dan panduan lengkapnya

Minggu, 30 Maret 2025 - 00:01 WIB

Mengenang Gatot Taroenamihardja, Jaksa Agung RI pertama tokoh antikorupsi dari Sukabumi

Berita Terbaru